Sabtu, 18 April 2026

Plt Kepala SMA Negeri I Sebut Biologi Sulit Tapi Siswa Luar Biasa

Sebagai kepala sekolah tentu saja memiliki perasaan bangga luar biasa karena Biologi tergolong salah satu mata pelajaran sulit, untuk itu saya memberi

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Ketua Panitia UNBK SMA Kabupaten Ngada, Drs. Matias Sudin. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Pelaksana Tugas Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri I (Smansa) Bajawa, Drs. Matias Sudin, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Hana Octavia Trinida Malo.

Siswi yang akrab disapa Hana ini meraih nilai 100 Mata Pelajaran Biologi saat UNBK tingkat SMA.

"Sebagai kepala sekolah tentu saja memiliki perasaan bangga luar biasa karena Biologi tergolong salah satu mata pelajaran sulit, untuk itu saya memberikan apresiasi yg tinggi kepada siswi atas nama Hana Octavia Trinida Malo yang karena kesungguhannya dalam mempelajari Mapel Biologi dia mendapatkan nilai 100," ujar Matias kepada POS KUPANG.COM, Minggu (12/5/2019).

Matias mengapresiasi kepada guru Mata Pelajaran dan semua civitas akademika Smansa Bajawa.

Persib Bandung Miliki Catatan Buruk Gunakan Pelatih Asing, Robert Rene Alberts jadi Tumpuan Harapan?

"Kepada guru Biologi, Sentot Kasdiran, saya juga memberi apresiasi yang tinggi karena atas ketekunan dan disiplinya yang tinggi pula dia berhasil membimbing siswinya meraih prestasi gemilang," ujarnya.

Ia menyebutkan prestasi yang diraih kali ini tidak terlepas dari disiplinnya semua guru, karena memang setahun belakangan ini, dirinya sebagai kepala sekolah serius memperhatikan disiplin para guru dan pegawai Smansa Bajawa dengan menerapkan absensi elektronik di samping absensi manual.

Persib Bandung Resmi Coret Dua Nama Ini dari Skuat Maung Bandung 2019, Ini Alasannya

Ia menjelaskan soal urutan 50 besar, mungkin ada data yang berbeda, ada data beredar Smansa Bajawa berada pada urutan 50 besar tepatnya urutan 49.

"Tetapi setelah saya cek data Puspendik yangg benarnya Sman 1 Bajawa ada pada urutan ke 53 tergantung sudut pandang dasar penentuannya apa sebab Sman 1 Bajawa hanya ada Jurusan IPA dan IPS. Meski demikian kami semua warga Sman 1 bajawa tetap berbangga karena tahun pelajaran 2017/208 Sman 1 bajawa berada pada urut 127 dari lima ratusan SMA di NTT ini, jadi lompatannya sangat signifikan," jelasnya.

Arek Suroboyo Persebaya Bantai Arek Lamongan, Ini Strategi yang Dipakai Pelatih Persebaya

Ia berpesan kepada orang tua siswa adalah mari kita bersinergi untuk sama-sama memperhatikan waktu belajar anak di rumah, fasilitas belajar anak di rumah, hubungan yang harmonis antara bapa dengan mama antara orang tua dengan anak, dan asupan nutrisi harian anak.

"Keempat faktor itulah yang menjadi tanggung jawab orang tua di rumah," ujarnya.

Ia juga berpesan kepada guru Smansa kususnya bagi bapak dan ibu guru sman 1 Bajawa dan untuk semua guru di NTT ayo jadilah guru sejati dan hebat. Untuk menjadi guru sejati hanya dengan menjunjung tinggi kejujuran dan disiplin ilmiah.

Bertaburan Pemain Muda, Ini Target Khusus Semen Padang di Liga 1 Indonesia

"Untuk menjadi guru hebat mari kita kerjakan tugas guru adalah meningkatkan secara terus menerus, setiap hari kemampuan literasi kita melalui kegiatan membaca, memahami, menulis dan mengamalkannya dalam kehidupan rutinitas kita sebagai guru. Ketahuilah kelemahan kita selama ini adalah "membaca" tidak dijadikan sebagai pekerjaan rutin guru setiap hari. Kalau kita guru tidak membaca setiap hari bagaimana dengan siswanya?," tegasnya.

Ia berharap kedepanya untuk Sman 1 Bajawa harus mempertahankan sikap disiplin yang sekarang sedang berjalan, teruskan transparansi pengelolaan sekolah, teruslah bersinergi dg semua stakeholder sekolah.

"Untuk pengambil kebijakan dibidang peningkatan sumberdaya guru yang ada di NTT, pikirkan cara Bimtek dan regulasi terbaik yang membuat semua guru setiap hari bisa membaca sebab hanya dengan membaca ilmu guru bertambah dan kalau ilmu yg dimiliki guru bertambah setiap hari pasti berdampak pada bertambahnya ilmu yg diperoleh Siswa sehingga dengan demikian kita semua berharap mutu pendidikan NTT meningkat dan kalau mutu pendidikan meningkat maka kita pasti akan bangkit dan sejahtera," jelasnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved