Tersangka Dugaan Kasus Pembunuhan Bayi di Kupang Tidak Ditahan Polisi, Ini Alasannya

tinggal sendiri dan ditinggal suaminya bekerja di Malaysia serta memiliki anak umur empat tahun. Jadi karena pertimbangan kemanusiaan,

Tersangka Dugaan Kasus Pembunuhan Bayi di Kupang Tidak Ditahan Polisi, Ini Alasannya
Pos Kupang.com/ryang nong
Suasana rekonstruksi kasus pembunuhan bayi yang diduga dilakukan oleh nenek kandung korban, MT (41) di Jln Amnuban RT 18/RW 03 Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu (7/5/2019) pagi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pihak Polsek Oebobo Polres Kupang Kota tidak menahan tersangka dugaan kasus pembunuhan bayi, MT (41) tidak ditahan karena alasan kemanusiaan, Selasa (7/5/2019).

MT alias Meri yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) ini diduga membunuh bayi dari anaknya, MT (17), saat membantu proses persalinan anaknya pada Jumat (26/4/2019) lalu dikediamannya yang terletak di Jln Amnuban RT 18/RW 03 Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang

Demikian disampaikan Kapolsek Oebobo Polres Kupang Kota, Kompol I Ketut Saba melalui Kanit Reskrim Iptu Komang Sukamara kepada POS-KUPANG.COM seusai rekonstruksi kasus tersebut.

BREAKING NEWS- Dua Rumah Terbakar di Oesapa, Begini Kronologisnya

"Untuk sementara kami memang tidak tahan karena pertimbangan tersangka (MT) tinggal sendiri dan ditinggal suaminya bekerja di Malaysia serta memiliki anak umur empat tahun. Jadi karena pertimbangan kemanusiaan," katanya.

Dijelaskannya, dalam kasus tersebut, pihak kepolisian baru menetapkan satu orang tersangka yakni MT.

Caleg Perempuan dari Manggarai Raya, Kristofora dan Yeni Raih Suara Signifikan di Manggarai Barat

"Saat ini baru satu tersangka (MT) yang kami tetapkan, nanti setelah kami kirimkan berkas ke Kejaksaan dan jika ada petunjuk-petunjuk lain dari pihak kejaksaan mungkin penambahan tersangka kami akan ikuti sesuai petunjuk jaksa," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, rekonstruksi kasus pembunuhan bayi yang diduga dilakukan oleh nenek kandungnya, MT (41) pada Jumat (26/4/2019) lalu di Jln Amnuban RT 18/RW 03 Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang menghadirkan empat orang saksi, Selasa (7/5/2019).

MT alias Meri yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) ini diduga membunuh bayi dari anaknya, MT (17), saat membantu proses persalinan.

MT bersama dengan empat saksi memeragakan sebanyak 15 adegan sesuai dengan keterangan yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) polisi di hadapan penyidik dan tim identifikasi Polres Kupang Kota di TKP yang merupakan rumah pelaku.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved