Universitas Persatuan Guru 45 NTT Lepas 751 Lulusan

Universitas Persatuan Guru 45 Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar wisuda untuk 751 lulusan di Aula El Tari Kupang, Jumat (3/5/2019).

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Ketua BPH UPG 45 Samuel Haning, Wakil Rektor III UPG 45, Ully Riwu Kaho didampinggi para petinggi UPG lainnya usai konferensi perss di Resto Celebes Kupang, Kamis, (2/5/2019). 

Universitas Persatuan Guru 45 NTT Lepas 751 Lulusan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Universitas Persatuan Guru 45 Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar wisuda untuk 751 lulusan di Aula El Tari Kupang, Jumat (3/5/2019).

Wisuda tersebut merupakan wisuda gelombang II pasca berubah nomenklatur dari PGRI menjadi UPG 45. Sebelumnya, gelombang I, UPG 45 telah mewisuda 588 lulusan.

Dalam jumpa pers di Resto Celebes Kota Kupang, Kamis (2/5/2019) Wakil Rektor III UPG 45, kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan wisuda dilakukan dalam dua sesi, karena daya tampung ruangan terbatas.

Ia menjelaskan, ada sejumlah tokoh penting yang akan hadir dalam wisuda tersebut. Dalam sesi I, kata dia, akan dihadiri oleh Gubernur NTT yang diwakili oleh Asisten I, PB PGRI Prof Dr. Unifah Rosyidih, Kemenristek, Kepala Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VIII dan Kabag Kelembagaan L2Dikti, Forkompinda NTT.

"Sedangkan sesi kedua akan dihadiri oleh Wakapolda NTT, Brigjen Pol Joni Asadoma sekaligus membawa sambutan mewakili Forkompinda NTT," ungkap Ully yang didampingi oleh Badan Penyelenggara Harian (BPH) UPG 1945 NTT, Samuel Haning, S.H.,M.H.

MPR RI Gandeng Undana Kupang Gelar Diskusi Keuangan Negara dan APBN

Anda Diminta Waspada, Potensi Gelombang Tinggi di Perairan NTT Bagian Selatan Hingga Barat

Paul Mella Unggul Di Mollo Tengah

Ully menegaskan dengan wisuda gelombang II ini, UPG 45 hendak membuktikan kepada masyarakat bahwa lembaga ini telah beroperasi sesuai dengan aturan dan tentu saja memperoleh ijin dari kementerian.

“Kalau tidak ada ijin maka tidak bisa melaksanakan wisuda, meski telah ada ijin operasional dan akreditasi. Ijinnya sudah keluar dan suratnya sudah kami pegang”, ungkap Uly.

Ully menjelaskan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan sebelum wisuda, salah satunya ialah mengadakan kuliah umum, Selasa (30/5/2019) di Aula El Tari bagi 751 lulusan.

Ia mengatakan mengatakan, kuliah umum tersebut bertujuan memberikan bekal pengetahuan kepada calon wisudawan/i yang tentunya sangat berguna ketika mereka terjun ke masyarakat atau dunia kerja.

Bahkan, kata Uly, jika lulusan tekun dan rajin, mereka bisa menciptakan lapangan kerja baru. "Terutama ketika mereka belum beruntung dapat kerja di lingkup pemerintah atau swasta mereka bisa mengembangkan usaha atau ekonomi kreatif," ungkapnya.

Ia menjelaskan, kuliah umum ini sekaligus memperingati hari pendidikan nasional. "Yah kuliah umum ini penting dilakukan oleh sebuah perguruan tinggi untuk menambah nilai kualitas baik bagi perguruan tinggi dan mahasiwa," ungkapnya.

Kuliah umum tersebut mengulas empat topik sekaligus, yaitu pencegahan narkoba, pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat, upaya pencegahan korupsi dan negara hukum.

Pemateri yang hadirkan merupakan, sejumlah tokoh penting yang berkompeten antara lain, Brigjen Pol. Teguh Imam Wahyudi, SH. MM Kepala BNN Prov. NTT, Muhammad Syarial, S. E. Mcom Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. NTT, Dr. Akmal Kodrat SH, MH Koordinator Kejati NTT dan Brigjen Pol. Johanis Asadoma, M. Hum Wakapolda NTT.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved