Sabtu, 30 Mei 2026

Begini Caranya Jemaah Galang  Dana Bangun Masjid Nangahale, Sikka-NTT

Jemaah masjid Baitusshadiq Nangahale di Kecamatan Talibura, 40 Km arah timur Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur tak

Tayang:
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Bupati  Sikka, Fransiskus Roberto  Diogo (kiri) didampingi  Pemimpin  Bank NTT  Cabang Maumere, Ben Boy Bogar (batik)  menyerahkan  bantuan CSR  Bank NTT  Peduli  pembangunan  Masjid     Baitusshadiq  Nangahale  di Kecamatan Talibura, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara  Timur, Jumat (26/4/2019). 

Laporan  wartawan  pos-kupang.com, eginius mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE--- Jemaah masjid   Baitusshadiq  Nangahale di  Kecamatan  Talibura, 40  Km  arah timur  Kota Maumere,  Pulau  Flores, Propinsi  Nusa Tenggara  Timur tak  hanya menerima  uluran  tangan   bantuan pihak  luar membangun  baru masjid  itu.

Swadaya   jemaah  benar-benar diutamakan.  Setiap kepala keluarga  jemaah dikenakan  tanggungjawab  Rp  20.000/minggu atau Rp 100.000/bulan dari 350   kepala keluarga jemaah.

Jemaah masjid ini merupakan   korban  gempa  bumi dan  tsunami   12 Desember  1992  asal Pulau Babi  yang diungsikan ke Nangahale.   Pulau  ini terdampak besar dengan korban  jiwa  lebih  dari  400 orang meninggal.   

Sekretaris  panitia  pembangunan, Damsik Raja, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat   (26/4/2019) menuturkan jemaah  dengan senang  hati  mengumpulkan dana swadaya itu.

“Nelayan gurita  ada  13  orang. Kami  sudah  titipkan  celengan  di setiap kapal mereka. Tidak  dibebani  target, berapa saja  uang  yang bisa dikumpulkan  dari rejekinya,  kami akan terima  senang hati,” kata Damsik.

Damsik  menjelaskan,masjid   yang didesain dua lantai ini  semula  ditargetkan menghabiskan dana Rp 1,5  miliar. Setelah  dihitung ulang  rencana anggaran biaya membengkak  Rp  3  miliar.

“Selain  swadaya, kami  juga akan  cari bantuan  dari  pihak luar.  Kami  butuhkan tempat  ibadah yang lebih layak  karena jemaah terus  bertambah,” ujar  Damsik.    

Yuk Simak Sinopsis Film Tom Cruise Mission: Impossible 3, Tayang Hari Ini di Bioskop TRANS TV

Imam Masjid   Baitusshadiq,  Arham  mengatakan masjid ini  sudah  dua  kali dibangun pasca  gempa   bumi dan  tsunami  melanda  Kota Maumere dan Pulau  Flores.  Bangunan   pertama  berukuran  10x10 meter,  kemudian berubah  menjadi   12x13 meter dan kini dibangun  baru   ukuran 19x19  meter.

“Kalau  bulan puasa  jemaah  sampai di  pagar. Ruang  di dalam  masjid  tidak bisa menampung lagi,”  ujar Arham.

Hari   Jumat siang  panitia  menerima bantuan  Rp  20 juta dari  CSR  Bank NTT peduli   yang diserahkan  Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo, didampingi Pemimpin  Bank NTT  Cabang Maumere,  Y.Ben  Boy Bogar.  *

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved