Senin, 1 Juni 2026

Rumah Prabowo Dipasangi Pembatas, Diberi Tulisan “Khusus Tamu Kertanegara”

Pasca acara syukuran Jumat (19/4/2019) lalu, pengamanan di rumah capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara diperketat

Tayang:
Editor: Adiana Ahmad
Tribunnews.cm/ Rizal Bomantama
Suasana di kediaman Prabowo Subianto 

Rumah Prabowo Dipasangi Pembatas, Ada Tulisan “Khusus Tamu Kertanegara”

POS-KUPANG.COM- Pasca acara syukuran yang dilaksanakan Jumat (19/4/2019) lalu, pengamanan di rumah capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diperketat.

Pantauan Tribunnews.com pada Kamis (25/4/2019) pagi di depan rumah Prabowo tersebut kini dipasang pembatas tambahan.

Pembatas tersebut kemudian diberi tulisan “Khusus Tamu Kertanegara” untuk mencegah relawan dan pendukung terlalu dekat dengan pagar rumah Prabowo.

Logistik Pemilu Untuk PSU 2 TPS di Mabar Belum Tiba di Labuan Bajo

Selain itu dua kendaraan lapis jaga juga disiapkan di sebelah barat kediaman Prabowo.

Hingga hari ini relawan dan pendukung Prabowo terus berdatangan ke depan kediaman mantan Danjen Kopassus tersebut.

Malam-malam, Sejumlah Tokoh Merapat ke Rumah Prabowo Subianto

Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah mitra partai koalisi, ulama, dan tokoh di Kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Sudirman Said mengatakan bahwa pertemuan digelar untuk membahas update rekapitulasi formulir C1.

"Koalisi juga. Para ulama, tokoh nasional lah. Intinya kan kita terus memberi update pada Pak Prabowo," ujar Sudirman Said di depan Kediaman Prabowo Subianto.

Selain itu menurut Sudirman, pertemuan membahas kondisi di akar rumput yang merasa tercederai dengan penyelenggaraan Pemilu 2019

"Karena gegap gempitanya kampanye tidak terkonversi dalam suara. Meskipun kita mengatakan mari kita tunggu semuanya," tuturnya.

Pantauan Tribunnews, sejumlah tokoh yang telah datang ke kediaman Prabowo yakni Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan lainnya.

Sementara itu di kediaman Sandiaga Uno di Jalan Pulo Bangkeng, sejumlah Sekejn mitra Partai Koalisi berkumpul.

Mereka yang hadir diantaranya Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PAN Eddy Soaparno, Sekjen Demokrat Hinca Pandjaitan, Sekjen PKS Mustafa Kamal, dan sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso.

Tidak Ada Lagi Karangan Bunga di Depan Kediaman Prabowo

Ada yang berbeda dari suasana kediaman Calon Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, (23/4/2019).

Di depan kediaman Ketua Umum Gerindra tersebut kini tidak ada lagi karangan bunga ucapan selamat atas kemenangan Pemilu 2019.

Jalan Kertangera, yang selama 4 hari terakhir dipadati karangan bunga, kini tampak lenggang.

Karangan bunga sebagian dipindahkan ke Jalan Sriwijaya, tepat di depan media center Prabowo-Sandi.

Pantauan Tribunnews, di depan kediaman Prabowo sendiri, kini dipasang pembatas, berupa tali kuning.

Pembatas tersebut membuat jalan tepat di depan kediaman Prabowo hanya satu jalur.
Sementara itu di pelataran rumah Prabowo kini dipasang tenda.

Sejumlah petugas keamanan berjaga di depan kediaman mantan Danjen Kopassus itu.

Prabowo sendiri hingga berita ini diturunkan belum tiba di kediaman Kertanegara.

Sandiaga Jalan Kaki ke Rumah Prabowo

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno, jalan kaki ke kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (22/4/2019).

Sandiaga jalan kaki, usai rapat bersama tim juru bicara dan juru debat Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pantauan Tribunnews, saat jalan kaki, Sandiaga langsung dikerubuti pendukungnya yang menunggu di depan kediaman Prabowo.

Sandi yang sebelumnya diberitakan, sakit lambung dan radang tenggorokan usai pemungutan suara itu, melayani foto para pendukungnya tersebut.

Sandiaga tidak mau menjawab pertanyaan awak media saat jalan ke rumah Prabowo.

Termasuk soal isu ia akan kembali menjadi wagub DKI.

Sandiaga hanya tersenyum mendengar pertanyaan tersebut.

Pesan Sandiaga

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengatakan bahwa perjuangannya di Pemilu Presiden 2019
belum usai.

Proses rekapitulasi dan tabulasi suara masih terus berlangsung. Oleh karena itu ia meminta para pendukungnya untuk terus mengawal formulir C1 agar dapat diinput pada proses penghitungan suara di KPU.

"Saya ingin sampaikan mari kita jaga bersama-sama prosesnya agar suara rakyat terus terjaga dan terkawal jangan sampai ada yang tercecer satupun juga," kata Sandiaga di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi, di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, (22/4/2019).

Sandiaga meminta para pendukungnya untuk tidak lelah dalam mengawal proses penghitungan suara.

Ia meminta pendukungnya terus mengawasi proses input data suara di KPU.

"Saya ingin mengajak semua elemen pendukung Prabowo Sandi untuk terus membantu mengawal dan memonitor input data suara dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsipketerbukaan, integriras dan kejujuran," katanya.

Sandiaga yakin KPU akan bersikap profesional dan jujur dalam menjalan tugasnya. KPU akan terbuka dalam setiap proses tabulasi dan rekapitulasi suara.

"Prabowo Sandi percaya KPU dan Bawaslu akan selalu mengedepankan prinsip-prinsip keterbukaan, integritas profesionalisme dan kejujuran. Mari kita jaga kepercayaan dan kedaulatan rakyat selama proses ini. masyarakat berhak menerima hasil pemilu yang jujur adil dan berintegritas," pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rumah Prabowo Dipasangi Pembatas, Diberi Tulisan “Khusus Tamu Kertanegara”, http://www.tribunnews.com/nasional/2019/04/25/rumah-prabowo-dipasangi-pembatas-diberi-tulisan-khusus-tamu-kertanegara.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved