Berita Populer

BERITA POPULER: Ramalan Zodiak Selasa 2 April 2019 Gubernur Akan Luncurkan Sophia, Pembunuhan Sadis

BERITA POPULER: Ramalan Zodiak Selasa 2 April 2019 Gubernur Akan Luncurkan Sophia Pembunuhan Sadis.

BERITA POPULER: Ramalan Zodiak Selasa 2 April 2019 Gubernur Akan Luncurkan Sophia, Pembunuhan Sadis
POS-KUPANG.COM
BERITA POPULER: Ramalan Zodiak Selasa 2 April 2019 Gubernur Akan Luncurkan Sophia Pembunuhan Sadis. 

Viktor menyebut, keberadaan Sophia ini memiliki rantai nilai yang panjang, mulai dari warga yang kerja memetik buah lontar dan enau, yang melakukan penyulingan sederhana dan dibeli oleh pemerintah, hingga berakhir pada pemasaran.

Sophia akan diproduksi melalui kerjasama antara salah satu unit usaha di Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, dengan salah satu perusahaan lokal di NTT.

Kepastian peluncuran Sophia itu, diawali dengan penandatangan MoU antara Rektor Undana Kupang Fredrik Lukas Benu, dengan distributor Miras Sophia di Ruangan Rapat Gubernur NTT, Senin siang.

Penandatangan MoU disaksikan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodatdan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi.

Saat ini telah dikembangkan tiga jenis minuman sophia. Dua jenis sudah siap untuk produksi, sedangkan satu jenisnya masih dalam pengembangan agar bisa setara dengan dua jenis lainnya.

Rencananya Sophia ini, akan dipasarkan hingga luar negeri seperti di Timor Leste dan Australia.

"Saya sudah coba tiga jenis sopi yang dibuat oleh Undana. Dua rasanya enak dan beda dengan sake dari Jepang," ujar dia.

9 Pernyataan & Kebijakan Kontroversi Gubernur NTT Viktor Laiskodat: English Day & Ancam Tutup Sotis

Sejak terpilih menjadi Gubernur NTT, Viktor Laiskodat terus melakukan terobosan dan kebijakan baru.

Kebijakan dan terobosan yang dilakukan pun tentu saja menuai pro dan kontra di masyarakat. Begitu pun dengan beberapa pernyataan Viktor Laiskodat yang ia sampaikan dalam beberapa kesempatan.

Misalnya baru-baru ini, Viktor Laiskodat melakukan sidak di Lippo Plaza Kupang. Saat sidak, Viktor Laiskodat menemukan sampah dan limbah yang dibuang secara sembarangan.

Kontan saja, hal ini membuat Viktor Laiskodat geram. Ia pun mengancam akan menutup pusat perbelanjaan ini jika tidak segera membersihkan dan memperbaiki sistem pembuangan limbah.

Tidak hanya itu, Viktor Laiskodat pun beberapa kali mengeluarkan pernyataan dan kebijakan kontroversinya selama tahun 2019. Apa saja?

Berikut POS-KUPANG.COM kumpulkan dari berbagai sumber.

 
1. Rompi orange untuk ASN yang tidak disiplin

Pada apel pertama di tahun 2019, Senin (7/1/2019) bersama para ASN di halaman Kantor Gubernur NTT, Viktor menyatakan pemakaian rompi untuk ASN bukan untuk mencari kesalahan orang lain.

"Karena dengan cita-cita kita membangun dan terutama membawa angka kemiskinan sampai 12 persen, bahkan ‎8 persen dari 21 persen, maka tidak ada pilihan lain untuk kita, tapi harus kerja disiplin, kerja tuntas dan kerja out of. The books," katanya.

Dikatakan, jangan sampai dengan cara kerja ASN yang datang apel pagi, kemudian pulang makan dan langsung tidur.

"Ini kita harapkan agar semua bekerja dan punya kemampuan bergerak dengan baik.NTT punya mimpi NTT bangkit menuju sejahtera,dan itu bukan slogan,"katanya.

Terkait para pimpinan OPD atau kepala dinas, ia mengatakan, apabila ada kepala dinas tidak masuk dan jarang masuk kantor tidak dan laporan, maka tolong diinformasikan ke gubernur.

"Jadi kalau kepala dinas tidak masuk dan‎ tidak ada laporan,maka tolong SMS gubernur. Biar ini kita lakukan agar ada check and ballance. Gubernur juga kalau tidak masuk, ‎lapor kemana,jangan sampai ada cek lapangan," ucapnya.

2. Legalkan miras

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat angkat bicara soal rencananya melegalkan minuman keras (miras) lokal.

Viktor pun meluruskan opini masyarakat yang mengatakan seolah-olah dirinya ingin melegalkan miras.

Menurut Viktor, yang ia atur adalah tata niaganya untuk memenuhi standar aturan yang berlaku.

Pengaturan tata niaga miras lokal ini nantinya bisa bermanfaat bagi perekonomian masyarakat tanpa melanggar ketentuan yang berlaku. 

Mulai dari standar alkohol, tempat penjualan hingga usia pengguna alkohol itu sendiri.

"Tata niaganya yang kita atur. Mulai dari tata caranya, produksinya, standar alkohol, tempat penjualan hingga usia pengguna. Kita ingin miras lokal asal NTT juga mempunyai tempat. Ini produk kita seperti di Manado. Bahkan kita kalah satu langkah dari Manado. Padahal kita yang lebih dahulu wacanakan ini," ungkap Viktor, Rabu (16/1/2019).

 
Menurut Viktor, miras lokal yang dilegalkan maksimum memiliki kadar alkohol 40 persen.

"Miras lokal yang dilegalkan maksimum memiliki kadar alkohol 40 persen, hanya dijual d hotel-hotel bintang lima. Tidak dijual di pinggir jalan. Pengguna harus berusia di atas 21 tahun. Kalau usia di bawah

itu, tangkap," tegas Viktor.

Viktor juga mengungkapkan, miras lokal bisa digunakan untuk perjamuan di gereja sekaligus meningkatkan ekonomi umat.

"Kalau untuk perjamuan, kadar alkoholnya cukup 5 persen. Akan memberikan dampak luar biasa bagi ekonomi umat," tambah Viktor. 

3. Hukum pemuda yang buang sampah sembarangan

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat sempat menghukum seorang pemuda yang kedapatan membuang sampah berupa puntung atau sisa rokok di sekitar Gua Monyet, Tenau Kupang, Sabtu (19/1/2019).

Aksi buang puntung rokok oleh seorang paruh baya ini dilkukan ketika Gubernur NTT ‎dan Wagub, Josef Nae Soi serta pimpinan perangkat daerah lainnya bersama Walikota Kupang,Jefri Riwu Kore memungut sampah di kompleks Gua Monyet.

Saat itu, pemuda yang diketahui sebagai salah satu pengemudi atau sopir itu spontan membuang sisa rokok.

Gubernur NTT, Viktor Laiskodat yang melihat hal itu, langsung menemui orang itu dan menanyakan serta meminta agar jangan sembarangan membuang sampah.

Gubernur kemudian meminta orang itu squat jump (baca skot jam).

 
4. Tutup Taman Nasional Komodo

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana menutup lokasi wisata Taman Nasional Komodo dari kunjungan wisatawan selama satu tahun.

Mengutip CNN.COM, hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan populasi komodo, dan juga rusa yang menjadi makanan utama hewan purba tersebut.

"Kami akan menutup Taman Nasional Komodo selama satu tahun. Pemerintah NTT akan melakukan penataan terhadap kawasan Taman Nasional Komodo agar menjadi lebih baik, sehingga habitat komodo menjadi lebih berkembang," kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, seperti yang dikutip dari Antara.

Viktor mengatakan, penutupan Taman Nasional Komodo guna mempermudah pemerintah daerah menata kawasan wisata itu.

Namun, ia tidak menjelaskan terkait waktu penutupan kawasan Taman Nasional Komodo tersebut.

Menurutnya kondisi habitat komodo di Kabupaten Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores itu sudah semakin berkurang.

Selain itu kondisi tubuh komodo yang kecil, dinilai sebagai dampak dari berkurangnya rusa yang menjadi makanan utama komodo.

"Kondisi tubuh komodo tidak sebesar dulu lagi, karena populasi rusa sebagai makanan utama komodo terus berkurang karena maraknya pencurian rusa di kawasan itu," tegas Viktor.

Ia merasa khawatir jika rusa semakin berkurang, maka ada kemungkinan komodo akan saling memangsa untuk mempertahankan hidup.

"Insting sebagai binatang akan muncul apabila rantai makanan komodo berkurang. Apabila makanan utamanya melimpah, maka instingnya akan berbeda," ujarnya.

Hal itulah yang mendorong pemerintah melakukan penataan kawasan komodo dengan menutup sementara kawasan itu dari kunjungan wisatawan selama satu tahun.

Penataan kawasan komodo, ia melanjutkan, dilakukan sebagai bentuk perlindungan yang dilakukan negara terhadap komodo yang menjadi habitat langka dan dilindungi dari kepunahan.

5. Sebut Pemerintah TTS 'Namkak'

Hal ini disampaikan Viktor saat melakukan tatap muka bersama tenaga medis lingkup Pemkab TTS di aula mutis, Kantor Bupati TTS, Minggu (27/1/2018) sore.

Moment pertemuan dengan orang nomor satu di NTT tersebut dimanfaatkan para tenaga medis, mulai dari dokter, perawat, bidan, kepala puskesmas hingga tenaga analisis untuk menceritakan kendala di lapangan yang selama ini dihadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Mulai dari minimnya alat kesehatan, tenaga dokter yang masih kurang, kesejahteraan dokter yang kurang diperhatikan, kekurangan obat di puskesmas, kesulitan merujukan pasien karena administrasi data kependudukan, hingga gedung puskesmas yang tidak layak menjadi hal yang dikeluhkan para tenaga kesehatan.

Kepala Puskesmas ( Kapus) Bati, Solinda Kolimon mengeluhkan minimnya alat kesehatan dan tenaga kesehatan di puskesmasnya.

Bahkan, hingga saat ini belum ada tenaga dokter umum di puskesmas tersebut.

Tidak hanya itu, satu-satunya ambulans yang dimiliki oleh puskesmas Bati merupakan ambulans bekas dari puskesmas Kuanfatu.

Menanggapi keluhan para tenaga medis Gubernur NTT, Viktor Laiskodat meminta para tenaga medis untuk bersabar.

Viktor berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut paling lambat dua tahun kedepan.

Dirinya meminta bupati dan wakil bupati TTS terpilih dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS untuk segera membuat disain terkait pembangunan kesehatan di Kabupaten TTS. Mulai dari tenaga kesehatan, fasilitas, pelayanan hingga anggaran yang dibutuhkan untuk menata pelayanan kesehatan di Kabupaten TTS.

"Ibu Kadis Kesehatan segera buat disain pembangunan kesehatan kabupaten TTS akan seperti apa kedepan dan kapan idealnya bisa terwujud. Mau jadi seperti pelayanan kesehatan yang ideal di TTS ini. Hitung juga anggarannya. Nanti kita cari sumber pembiayaanya," ungkap Viktor.

Kabupaten TTS lanjut Viktor merupakan salah satu kabupaten yang paling terbelakang di Propinsi NTT.

Oleh sebab itu, dirinya berjanji akan sering-sering mengunjungi Kabupaten TTS.

Bahkan dirinya mengancam akan mengambil alih pimpinan di Kabupaten TTS jika bupati dan wakil bupati TTS tidak becus dalam membangun daerah tersebut.

Tidak hanya itu, Viktor bahkan menyebut Ketua DPRD TTS, yang merupakan kader partai Nasdem, Jean Neonufa terlalu ngantuk.

"Pak Sekda tidak selesaikan masalah KTP maka saya berhentikan. Berapa kali saya telepon Ketua DPRD TTS, hanya Ketua DPRD tukang ngantuk. Sayangnya pemimpin di TTS ini, Ketua DPR dan Bupati sama nganga (Namkak) dan tololnya,” lanjut Viktor.

Masalah KTP masih juga menjadi keluhan dari para tenaga medis dalam memproses pasien rujukan. ‎

"Saya kasih waktu 2 bulan untuk selesaikan masalah KTP. Mana urus manusia 200 ribu saya tidak becus. Kalau dua bulan tidak selesai bupati, wakil bupati, sekda dan kepala dinas saya pecat. Apa yang menjadi masalahnya segera koordinasi dengan propinsi biar kita selesaikan," tegas Viktor.

6. Wajib berbahasa Inggris setiap hari Rabu

Masyarakat Nusa Tenggara Timur atau NTT mulai hari ini, Rabu (30/1/2019) wajib menggunakan Bahasa Inggris. Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengeluarkan Peraturan Gubernur NTT Nomor 56 Tahun 2018 tentang Hari Berbahasa Inggris atau English Day.

Dilansir dari Kompas.com, Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, seluruh masyarakat NTT wajib menggunakan bahasa Inggris. English Day nantinya diadakan setiap hari Rabu.

"Sesuai arahan Bapak Gubernur, hari ini kita umumkan bahwa mulai besok hari Rabu seluruh masyarakat NTT menggunakan bahasa Inggris atau English Day dan ini sudah punya dasar hukum,"ungkap Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan di Kupang, Selasa (29/1/2019).

Pasca ditetapkan Hari Rabu sebagai Hari Berbahasa Inggris, banyak masyarakat NTT yang terlihat mulai menggunakan Bahasa Inggris.

7. Ancam tutup Lippo Plaza Kupang

Dalam sidak yang dilakukan oleh Gubernur Viktor Laiskodat bersama dengan jajarannya serta beberapa elemen peduli sampah pada Kamis (21/2/2019) sore, Viktor Laiskodat mendapati sampah dari Lippo Mall ternyata dibuang di tanah kosong milik Pemprov NTT yang berada di sisi barat mall.

Tidak hanya sampah, di areal tersebut juga dibuang limbah cair hasil pembuangan mall melalui pipa.

Berangkat dari Kantor POS-KUPANG.COM yang berada di jalan WR Monginsidi III, Gubernur bersama rombongan menuju areal tanah kosong milik Pemprov NTT yang berada di belakang Lippo Mall.

Di tempat itu, Gubernur Viktor menemukan beberapa titik lokasi yang dijadikan tempat sampah oleh Lippo Mall. Ada aneka sampah yang dibuang di tempat itu.

Bahkan tidak hanya itu, terdapat juga kubangan limbah cair yang baunya menusuk hidung. Limbah tersebut dibuang menggunakan pipa paralon dari tempat olah limbah milik Lippo.

Viktor yang geram melihat kondisi itu kemudian memerintahkan stafnya untuk memanggil manajemen Lippo Mall.

Setelah lima menit, manejer operasional Lippo Mall datang memenuhi panggilan Gubernur saat sidak itu. Gubernur lalu memerintahkan ia untuk memungut semua sampah di tempat itu.

Ia kemudian berkoordinasi dengan stafnya langsung membersihkan sampah di lokasi itu tanpa babibu.

Berselang beberapa saat, Duty Manager Lippo Mall Kupang, Ade Irawan datang menghadap Gubernur.

Kepada manajer itu, Gubernur meluapkan kekesalan.

“Gubernur saja pungut sampah tetapi kenapa Mall sebesar ini masih buang sampah sembarangan,” semprot Gubernur.

Gubernur mengancam akan menutup mall tersebut jika tidak ditangani segera persoalan sampah dan limbah yang mencemari lingkungan.

Pasalnya, limbah cair yang berasal dari pembuangan Lippo Mall itu dapat mencemari ketersediaan air tanah dan lingkungan di sekitar lokasi itu.

Gubernur, pada saat yang sama juga telah meminta stafnya untuk mengecek kembali dokumen amdal milik Lippo Mall tersebut.

Demikian pula, menugaskan kepada stafnya untuk berkoordinasi dengan Universitas Nusa Cendana untuk meneliti kandungan limbah cair yang dibuang pihak Lippo Mall di tanah milik Pemprov NTT.

Duty Manager Lippo Mall Ady Irawan enggan memberi memberi komentar ketika ditanyai POS-KUPANG.COM. Ditemui dua kali usai sidak tersebut, Irawan meminta waktu untuk memberikan komentar.

“Nanti dulu, nanti baru kita kasih komentar,” tukasnya pada POS-KUPANG.COM.

8. Rencana perda Perempuan NTT harus bisa menenun

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat berencana akan membuat peraturan daerah (Perda) tentang Perempuan NTT menenun.

Peraturan daerah ini dimaksudkan untuk mengatur perempuan perempuan di NTT agar memiliki kemampuan dasar dan keutamaan dalam menenun kain tenun tradisional.

Hal ini diungkapkan Gubernur Viktor Laiskodat pada warga dan penenun di spot tiga stand Rumah Tenun Ikat Ina Ndao di arena Festival Sarung dan Musik NTT yang terletak di depan Gereja Anugerah Jalan El Tari pada Sabtu (2/3/2019) pagi.

Saat mengunjungi stand yang menampilkan para perempuan sedang melakukan aktivitas menenun itu, Viktor Laiskodat menegaskan akan mengeluarkan peraturan yang mengikat perempuan NTT untuk memiliki kemampuan dasar menenun.

“Saya akan keluarkan Perda perempuan NTT menenun. Jadi setiap perempuan NTT harus tau menenun baru bisa kawin. Kalau belum bisa menenun, berarti belum boleh kawin,” ujarnya disambut riuh aplaus para perempuan di tempat itu.

Viktor mengatakan bahwa perempuan NTT wajib memiliki keterampilan dasar menenun sebagai bagian dari keutamaan perempuan NTT.

Menenun, lanjut Viktor Laiskodat merupakan kearifan lokal yang menjadi budaya yang harus dilestarikan.

Oleh karena itu, perempuan NTT harus memilikinya sebagai prasyarat untuk menikah.

9. Ancam tutup Hotel Sotis

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengancam menutup Hotel Sotis.

"Periksa dan bongkar sekarang juga," katanya sewaktu melakukan pembersihan pantai, Senin (4/3/2019).

Hotel yang berlokasi di pinggir pantai, Jalan Timor Raya, ternyata tidak menurunkan karyawannya untuk turut membersihan sampah.

"Masa hotel di depan sini kok tidak ada tanggung jawab sedikit pun," ucapnya.

Dikatakan, dia tidak pusing dengan siapa pemiliknya.

"Kita tidak pusing siapa yang punya hotel," ujarnya.

Dijelaskan, pihak hotel telah menabrak aturan karena jarak hotel ke arah pantai telah melanggar wilayah konservasi.

"Ini kita lihat saja sudah tabrak aturan. Periksa dan bongkar sekarang juga," tegasnya.

Tanggapan Hotel Sotis

Menanggapi hal itu, General Manager Hotel Sotis, Sari Sedhu, mengatakan selama ini pihaknya selalu menjaga kebersihan lokasi sekitar Hotel Sotis.

Selain itu, soal izin pembangunan hotel, harus ditanyakan kepada pemilik Hotel Sotis.

"Kalau saya di sini kan sebagai operator, yang menjalankan hotel. Kalau soal izin dan aturan jarak 200 meter itu langsung tanya ke owner," katanya kepada POS-KUPANG.COM sewaktu dikonfirmasi, Senin (4/3/2019).

Dia jelaskan, tiap pembangunan hotel pasti ada izinnya dari pemda setempat.

Selain itu, tiap minggu, pihaknya selalu mengadakan pembersihan pantai secara berkala.

"Kami tiap minggu selalu bersihkan pantai. Soal tidak ada karyawan hotel yang ikut giat bakti ini, karena pihak kami tidak mendapatkan undangan, sehingga kami tidak tahu," ucap Sari.

Selama ini, katanya, kalau ada aksi pembersihan, pihaknya selalu ikut.

"Kalau kami tahu soal kegiatan ini dan diinformasikan untuk terlibat, kami selalu terlibat," ungkapnya.

 2. Intip Yuk! Ramalan Zodiak Selasa 2 April 2019 Taurus Terjebak Nostalgia Leo Lelah Zodiak Lain?

Pakar zodiak telah mengungkapkan ramalan zodiak Selasa 2 April 2019 bagi Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo, Libra, Scorpio, Sagittarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.

Beberapa zodiak akan mengalami hari yang baik sementara beberapa lainnya diprediksi memiliki hari yang kurang menguntungkan berdasarakan ramalan zodiak Selasa 2 April 2019.

Berikut ramalan zodiak untuk Selasa 2 April 2019 dikutipTribunWow.com dari Ganeshaspeaks.com.

 
1. Aries

Aries di November
Aries di November (POS-KUPANG.COM/printcsreenastrostyle.com)

Hari ini entah mengapa kamu sedang ingin melakukan sesuatu untuk lingkungan.

Ganesha menyarankan, kamu bisa memulainya dengan menanam pohon dan membersihkan tempat tinggalmu.

Kamu berharap bumi menjadi tempat yang lebih baik untuk ditinggali kan? Lakukan dengan sepenuh hati.

2. Taurus

Karakter Zodiak Taurus Sesungguhnya, yang Lahir 1-11 Mei Kamu Harus Tahu, Hiburlah Teman-Teman Kamu
Karakter Zodiak Taurus Sesungguhnya, yang Lahir 1-11 Mei Kamu Harus Tahu, Hiburlah Teman-Teman Kamu (buildingbeautifulsouls.com)

Hari ini tampaknya bukan hari yang mudah bagimu sebab akan terjadi banyak tekanan mental.

Hal ini akhirnya kamu sadari karena ulahmu sendiri di masa lalu.

Ganesha menyarankanmu untuk menerima segala sesuatu apa adanya dan bersikap sedikit realistis.

3. Gemini

zodiak gemini
zodiak gemini (www.babble.com)

Kamu sepertinya sedang membutuhkan istirahat sejenak dari aktivitasmu yang begitu padat.

Ganesha menyarankan, sedikit liburan untuk menambah energi juga tak ada salahnya.

Di sore hari kamu mungkin berkeinginan untuk meditasi atau mungkin menyelaraskan diri dengan orang terkasih.

4. Cancer

cancer
cancer (arthur-claro.blogspot)

Ganesha memprediksi, hari ini mungkin akan menjadi hari yang biasa saja bagimu dalam hal pekerjaan maupun personal.

Namun jika kamu ingin berpartisipasi dalam sebuah event atau kompetisi, lakukanlah dengan sepenuh hati.

Selebihnya, hari ini mungkin akan menjadi hari yang datar, tak ada emosi yang membuatmu naik atau turun.

5. Leo

zodiak leo
zodiak leo (pinterest)

Hari yang penuh dengan naik dan turun sehingga membuatmu lelah dan lebih emosional dari biasanya.

Dimulai dengan pagi yang sibuk, kegiatan siang yang membuatmu panik, namun sayangnya hasil yang didapat tak sesuai usaha yang dikeluarkan.

Di sore hari, ada baiknya habiskan waktumu dengan orang terkasih untuk meredam emosimu.

6. Virgo

Ramalan hari ini, keuangan Virgo lebih baik ketimbang kemarin
Ramalan hari ini, keuangan Virgo lebih baik ketimbang kemarin (Net)

Hargai semua usaha orang lain dan lakukan segala yang terbaik untuk menginspirasi mereka agar mencapai kesuksesan.

Terus mengkritisi dan menjelek-jelekkan orang lain juga lama-lama akan melukaimu sendiri.

Jadilah pribadi yang berkepala dingin namun tetap melakukan yang terbaik untuk mencapai target.

7. Libra

Lambang Zodiak Libra
Lambang Zodiak Libra (istislahh.com)

Ketika kamu memiliki tujuan yang besar, terkadang hal yang kecil justru membuatmu jengkel.

Ganesha memprediksi hari ini kamu akan sedikit emosional karena hal kecil yang terus mengganggu.

Namun jangan biarkan hal itu mengganggu semangatmu sebab ini juga waktu yang baik untuk menciptakan ide cemerlang.

8. Scorpio

Scorpio
Scorpio (Blogger.com)

Kamu akhirnya mengeluarkan sisi petualangmu hari ini setelah sekian lama berdiam diri dalam gua.

Jika kamu adalah seorang pebisnis, maka hari ini adalah hari yang baik untuk menambah keuntungan.

Dengan kemampuan komunikasimu yang baik, kamu akan mendapat pujian dari atasanmu hari ini.

9. Sagittarius

sagitarius
sagitarius (ist)

Kamu benar-benar akan menjadi dirimu sendiri hari ini, tepat dan blak-blakan.

Selain itu, kamu juga siap menjadi pendengar yang baik untuk kekasihmu dan membuat mereka merasa spesial.

Hari ini, Ganesha menyarankan agar kamu bersabar dan melakukan pekerjaanmu dengan hati-hati.

10. Capricorn

capricorn
capricorn (We Heart It)

Memang sangat mudah bagi kita untuk terjatuh ketika segala sesuatu terjadi tak sesuai dengan harapan.

Namun Ganesha menyarankan agar kamu tetap sabar sebab itu membantumu mencapai tujuan.

Jangan terlibat pertengkaran hari ini, sebab itu hanya akan membuatmu semakin terluka.

11. Aquarius

Ilustrasi - Zodiak Hari Ini Senengnya Aquarius Ketemu Gebetan Baru Nih
Ilustrasi - Zodiak Hari Ini Senengnya Aquarius Ketemu Gebetan Baru Nih (Shutterstock)

Selama ini kamu sudah membutakan diri dengan kenyataan bahwa pekerjaanmu semakin lama semakin menumpuk.

Namun hari ini, ada baiknya kamu mulai sedikit demi sedikit mengerjakan pekerjaan itu.


Tak ada salahnya menyelesaikan pekerjaan, sebab hal itu bisa membawa ketenangan pikiran.

12. Pisces

Lambang Zodiak Pisces
Lambang Zodiak Pisces (findyourfate.com)

Bakatmu yang luar biasa, lingkungan pekerjaan yang kompetitif, serta atasan yang selalu mendukungmu akan membuatmu bekerja lebih keras.

Pastikan bahwa kamu tak akan mudah puas oleh apa yang terjadi hari ini dan tetap bekerja keras.

Sebab jika kamu lengah, posisi itu mungkin akan diambil oleh orang lain.

(TribunWow.com/Maria N)

3. Wanita Ini Dihabisi Sofyan dengan 2 Tikaman di Leher, 10 di Dada, 3 di Kemaluan, 3 di Perut

Terdakwa pembunuhan sadis, Sofyan Wahid (39) yang menghabisi nyawa Indri Lestari (40), menerima amukan amarah dan sumpah serapah dari keluarga korban.

Diduga ada unsur dendam dan merasa korban matre, Sofyan terbukti membantai dan menghujami sekujur tubuh Indri dengan benda tajam sebanyak 18 tusukan.

Gambaran pembunuhan sadis ini terungkap dalam sidang lanjutan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Fauzul Hamdi Lubis didampingi anggota Dedy dan Muhammad Yusafrihardi Girsang di Ruang Sidang Cakra PN Binjai, Senin (1/4/2019) siang.

Dalam sidang, dihadirkan Ahli Forensik USU, dokter Agustinus Sembiring yang juga Kepala Forensik Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham Binjai.

"Selama saya bertugas, baru kali ini saya menemukan pembunuhan sesadis ini," ujar Agustinus dalam persidangan.

Dalam keterangannya, dinyatakan ada 18 liang tusukan pada tubuh Indri Lestari.

Disebutnya, ada dua tikaman di leher, 10 tikaman dihujam ke dada, di area kemaluan korban dihujami tiga tusukan, dan pada perut korban ditusuk tiga liang.

Tak puas menghujami korban dengan belasan tusukan hingga tak bernyawa, Sofyan meluapkan emosi membabibutanya dengan membenturkan kepala korban ke dinding hingga berulang kali.

Mendengar keterangan saksi ahli forensik ini, Sofyan dengan santai membantah keterangan.

Sontak, sikap santai dan membantah yang dilakukan Sofyan menyulut emosi dan amarah pihak keluarga korban.

Usai sidang, Sofyan yang dikawal petugas polisi dan pengawal tahanan jaksa menjadi sasaran amarah keluarga korban.

Kepala Sofyan dipukul pakai sandal dan botol mineral hingga terjadi aksi kejar-kejaran sampai di sel tahanan PN.

Umpatan caci maki pihak keluarga tak bisa dibendung.

Keluarga Indri memaki Sofyan dengan menyebut nama-nama bintang, dan mengutuk Sofyan dengan sumpah serapah.

"Mati saja kau pembunuh. Mati kau binatang. Bukan manusia kau ya.

Sudah hilang nyawanya pun masih tega kau antukkan kepalanya ke dinding.

Kejam kali kau, mati kau binatang," tukas Jira seorang keluarga korban.

"Dibilang pula pakai pisau dapur.

Tak ada pisau dapur.

Dibawanya pisau sendiri.

Memang sudah disiapkannya.

Pembunuhan berencana ini.

Sampai ganti baju, merampok juga," tambah Jira lagi dengan emosi.

Mendengar keriuhan ini, Ketua Pengadilan Negeri Binjai, Fauzul Hamdi sampai turun ke lokasi keributan dekat sel.

Fauzul Hamdi menenangkan pihak keluarga agar tetap menjaga sikap, karena bisa mengganggu perjalanan sidang lainnya.

Sementara, dr Agustinus Sembiring berpendapat, terdakwa menaruh rasa dendam terhadap korban.

Alasannya, terdakwa terbukti menusuk kemaluan korban dengan sadisnya menggunakan benda tajam berulang kali

‎"Cara terdakwa menghabisi nyawa korbannya terlihat dendam. Ketika sekali atau dua kali tusuk, korban masih berusaha melawan.

Hingga akhirnya pelaku menikam berkali-kali korbannya sampai meninggal.

Sepertinya dendam kali pelaku ini sampai kemaluannya pun ditusuk," ungkap Agustinus usai sidang.

Majelis Hakim PN Binjai mengakhiri sidang yang turut disaksikan Jaksa Penuntut Umum Nova Sebayang.

Sidang dilanjutkan Selasa (2/4/2019) dengan agenda lanjutan mendengar keterangan saksi dari JPU.

Ibu korban, Zuraida berharap kebijaksanaan majelis hakim bisa menghukum terdakwa dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Sang ibu merasa kehilangan Indri yang selama ini mejadi tulang punggung utama keluarga SPG popok bayi.

Diketahui, korban yang berstatus janda anak satu ditemukan tewas bersimbah darah dalam keadaan bugil di Perumahan Royal Wahidin Blok E, Jalan Danau Batur, Kelurahan Sumbermulyo Rejo, Binjai Timur, Minggu (21/10/2018) lalu.

Hasil autopsi, jenazah korban warga Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara ini ditemukan luka belasan tusukan di sekujur tubuhnya‎.

Polisi mengungkap kasus ini dengan menangkap Sofyan pada malam harinya.

Hanya saja, sebilah pisau atau benda tajam yang disebut sebagai alat bukti tidak ditemukan oleh polisi.

Sofyan berdalih melakukan tindakan keji ini karena membela diri usai cekcok dengan Indri, lantaran dugaan korban meminta uang Rp 2 juta tidak dipenuhinya.

Terdakwa Sofyan Wahid sudah beristri yang dikaruniai tiga anak.

Sofyan dan korban menjalin hubungan cinta tanpa ikatan.

Sofyan Wahid diwawancarai ketika di dalam sel tahanan sementara PN Binjai, mengklaim, janda yang pernah ia sukai selama kurun tiga tahun, belakangan kerap meminta uang kepadanya.

Sebelum kejadian dia mengaku dimintai uang untuk menebus emas milik orangtua yang digadaikan korban di Pegadaian.

"Sebelum kejadian itu dia ada minta uang buat nebus mamaknya, dia takut karena sudah ditanyai orang tuanya soal emas itu, cuma kan Minggu itu, aku bilang nanti lah.

Dia marah-marah, bilang aku gak mau nolong dia. Kutenangi lah, cuma dia gak mau, ada juga aku dimakinya," kata Sofyan Wahid.

"Pakai pisau dapur stainless, hilang pisaunya jatuh pas aku jalan habis dari lokasi. Pisau itu sudah ada di rumah itu," katanya.

Terdakwa pembunuhan sadis, Sofyan Wahid terlihat santai dalam sidang lanjutan atas pembunuhan IL alias Iin (40) kekasih gelapnya, yang berstatus janda satu anak. Sidang beragendakan mendengarkan keterangan saksi Andriati alias Ati di ruang Cakra, PN Binjai, Senin (11/3/2019) (TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN)
Sementara mengenai kondisi Iin yang ditemukan tidak bernyawa tanpa memakai busana, Sofyan mengakui bukan ia yang melucuti. Katanya, saat datang Iin sudah tidak pakai pakaian, ada rencana mereka hendak berhubungan badan.

"Biasanya gak di rumah itu kalau saya mau jumpai dia, biasa ke rumah mamaknya.

Dah lama gak jumpa, itu lah dia ngajak jumpa, terus ada keluar aku dulu aku disuruhnya, pas datang lagi dia sudah gak pakai baju, itu lah minta uang, cuma lagi gak ada uangku. Cekcok lah, cuma kutenangi," katanya.

Diketahui, pembunuhan itu terungkap berawal dari warga kompleks perumahan mendatangi rumah yang mendengar suara perempuan yang akrab disapa Iin itu meminta pertolongan.

Saat menyambangi rumah Iin, warga tak bisa masuk.

Sementara dari dalam rumah terdengar lelaki mengatakan tidak ada apa-apa yang terjadi.

Tak membutuhkan waktu lama, polisi berhasil menangkap Sofyan, warga Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Sedang Bedagai sebagai pembunuh tunggal.

(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved