Minggu, 26 April 2026

Renungan Harian Kristen Protestan

Renungan Harian Kristen Protestan Minggu 31 Maret 2019

Daud merasakan tenaganya makin berkurang, dan merasa seperti "dibuang" dan tidak dipedulikan lagi (Maz 71: 9).

Editor: Ferry Jahang
Pdt. DR Mesakh A.P. Dethan, MTh, MA
Pdt. DR Mesakh A.P. Dethan, MTh, MA 

Semakin tua seseorang rasa percaya diri makin berkurang dan selalu ada dalam rasa kekuatiran. Apalagi semua anak-anaknya telah menikah dan masing telah pergi meninggalkanya dan hidup di rumah masing-masing.

Banyak orang-orang tua yang kesepian yang selalu harap-harap cemas menanti telpon anak-anaknya, menanti canda dan tawa para cucunya.

Rasa cemas ini juga sempat menyerang Daud dalam bacaan kita Mazmur 71:5-9 karena ia tahu benar bahwa tak mungkin seseorang tetap muda dan tetap perkasa.

Daud merasakan tenaganya makin berkurang, dan merasa seperti "dibuang" dan tidak dipedulikan lagi (Maz 71: 9). Bahkan ia pun merasa para musuhnya siap untuk menerkamnya dan menghilangkan nyawanya.

"Sebab musuh-musuhku berkata-kata tentang aku, orang-orang yang mengincar nyawaku berunding bersama-sama dan berkata: "Allah telah meninggalkan dia, kejar dan tangkaplah dia, sebab tidak ada yang melepaskan dia!" (71:10-11)

Namun pada akhirnya Daud yakin benar mungkin manusia meninggalkannya, sanak saudara pergi dari kehidupannya, anak-anak dan cucu tenggelam dalam kesibukan masing-masing, namun Daud tetap yakin bahwa Tuhan tidak pernah meninggakan orang yang dikasihiNya.

Ia mengerti benar bahwa satu-satunya tempat bersandar adalah Tuhan saja.

Daud sebenarnya punya banyak kekayaan untuk melindungi dirinya. Uang yang banyak, Rumah yang besar dan kuat, tentara yang banya dan kuat yang siap melindunginya, pembantu yang banyak, security, dan berbagai hal lain.

Akan tetapi Daud sadar bahwa semua itu tidak menjadi jaminan bagi diri

Yang menarik dari bacaan kita ini adalah bahwa Daud tak pernah berharap pada anak-anaknya, dia pun tidak takut ditinggalkan oleh anak-anaknya.Yang ia takutkan adalah apabila ia ditinggalkan Tuhan.

Ituah sebabnya Daud memohon kepada Allah, "Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis." (Mazmur 71: 9).

Dalam doanya Daud juga berkata, "Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah. Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.

Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat." (Mazmur 71:5-7).

Pertanyaan reflektif bagi kita dari sisi Daud, dari sisi seorang lansia seperti Daud, keyakinan iman yang teguh kepada Tuhan bahwa Tuhan akan bersama dia selamanya adalah suatu keyakinan iman yang patut diteladani.

Tetapi dari sisi keluarga atau orang-orang yang hidup di sekitar Daud, atau dari sisi para lansia yang seperti Daud bacaan ini menjadi semacam perenungan yang menggelitik lubuk terdalam kita.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved