Menteri ESDM Minta Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di NTT

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengajak seluruh stakeholder meningkatkan Ratio Elektrifikasi di NTT

Menteri ESDM Minta Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di NTT
POS KUPANG/Lamawuran Ambuga
Menteri ESDM Ignatius Jonan ketika berada di Kupang 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengajak seluruh stakeholder meningkatkan Ratio Elektrifikasi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurutnya, APBN harus dikembalikan kepada rakyat dan berenergi keadilan sosial. "Dari Sabang sampai Merauke ini kita dipercaya mengabdi kepada masyarakat. Terutama dalam meningkatkan ratio elektrifikasi," kata Ignasius Jonan melalui rilis Tim Komunikasi PLN UIW NTT yang diterima Pos Kupang, Minggu (24/3/2019).

Jonan menegaskan pemerintah baik melalui ESDM, BUMN, maupun PLN terus berupaya memberikan cahaya kepada masyarakat hingga pelosok NTT. Upaya tersebut dilakukan guna dari membangun Indonesia hingga pelosok terluar, tertinggal, dan terpencil.

Kupang-Darwin, Salah Satu Rencana Rute Dari Sriwijaya Air

Maraknya Kasus Pencurian, Ini Imbauan Kapolres Kupang Kota

Jonan menambahkan, apabila dalam peningkatan ratio elektrifikasi mengalami kesulitan lahan, jalan, tolong Pemerintah dalam hal ini ada Komisi VII Fery Kase, Wakil Gubernur NTT juga yang hadir hari ini bantu PLN dan semangat tersebut agar diperkuat.

"Salah satu strategi adanya terang dengan PJU Tenaga Surya 1.034 titik, kalau tarik kabel jaringan listrik sulit, kita pemerataan bangunan pasang saja 13.000 bahkan 20.000 yang diminta anggarkan untuk NTT dan selain itu meningkatkan rasio elektrifikasi adalah dengan Lampu LTSHE sebanyak 4.284 lampu," katanya.

Pada kesempatan ini ditayangkan video energi berkeadlian untuk rakyat kecil menikmati listrik.
Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi, menyampaikan NTT itu adalah Nusa Terindah Toleransi.

"Kami hadir untuk memperjuangkan (Jalan, Listrik dan Air ). Saya yakin dengan datangnya Direktur PLN, agar cepat rasio elektrifikasi naik dari 60 persen. Lalu kedua Air (Aman intim dan ramah) sangat diperlukan setiap harinya. Mari kita bahu membahu untuk membangun NTT lebih sejahtera," ungkapnya.

BREAKING NEWS: Tiga Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Kupang Dibekuk Polisi, Dua Ditembak

Maraknya Kasus Pencurian, Ini Imbauan Kapolres Kupang Kota

Sementara Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara, Djoko R Abumanan, yang didampingi General Manager PLN UIW NTT Ignatius Rendroyoko menyampaikan program Wujudkan 100 persen NTT Desa Berlistrik Dari 2017.

Dari Tahap Pertama 600 Desa sudah 541 Desa Menyala. Sisanya masih on progress (konstruksi berupa pendirian tiang dan penarikan kabel), lalu tahapan kedua yaitu sebanyak 600 Desa yang sudah terkontrak itu sebanyak 44 Desa dan pelaksanaan konstruksi dan sisanya masih dalam proses pematangan hasil survei.

Rasio Desa Berlistrik sampai Maret 2019 sudah 76 persen dan masih terus berusaha hingga 100 persen Desa Berlistrik dan Rasio elektrifikasi untuk NTT 63 persen. Kunjungan Menteri ESDM ke NTT antara lain untuk memberikan Kuliah Umum di STFK Ladalero, Maumere.

Kemudian di Kupang melakukan, PJUTS, Penyerahan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).
Secara simbolis ada bantuan yang diserahkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Selain itu juga Peresmian Sumur Bor mengingat beberapa wilayah termasuk daerah sulit air bersih. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved