BREAKING NEWS: Tahun 2019, Pemerintah Pusat Bangun 2.000 Titik Lampu di NTT

Breaking news: Tahun 2019, Pemerintah Pusat bangun 2.000 titik lampu di NTT

BREAKING NEWS: Tahun 2019, Pemerintah Pusat Bangun 2.000 Titik Lampu di NTT
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan (kedua dari kiri), didampingi Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, sewaktu melakukan Peresmian Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya, Lampu Tenaga Surya Hemat Energi Dan Sumur Bor Air Bersih di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Kupang, Sabtu (23/3/2019). 

Breaking news: Tahun 2019, Pemerintah Pusat bangun 2.000 titik lampu di NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) Ignatius Jonan melakukan Peresmian Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya, Lampu Tenaga Surya Hemat Energi Dan Sumur Bor Air Bersih di Sekolah Luar Biasa ( SLB ) Kota Kupang, Sabtu (23/3/2019).

Pada kesempatan itu, Ignatius Jonan mengatakan akan membangun 2.000 titik lampu di seluruh NTT. "Kalau penerangan jalan kita maksimalkan 2.000 titik," katanya.

Alumni Pesantren se- DKI Jakarta Nilai Pasangan Jokowi-Maruf Memiliki Komitmen Kebangsaan

Selain itu, ada juga pembangunan lampu tenaga surya hemat energi. "Lampu tenaga surya hemat energi, kita alokasikan 13.000 lampu. Kalau mau tambah juga boleh-boleh saja. Mau 20.000, 25.000, boleh saja. Kita usahakan supaya masyarakat bisa nikmati," ungkapnya.

Mengenai sumur bor, pihaknya bisa mengalokasikan sekitar 50 sumur bor.

Ordo Carmel Gandeng Penganut Lintas Agama Layani Pengobatan Gratis dan Akupuntur

"Nanti akan diperjuangkan. Saya lihat permintaan sumur bor ini dari desa-desa. Nanti Pak Wakil (Gubernur) bikin surat jumlah seluruh sumur yang diperlukan selama lima tahun ini. Supaya kita bisa anggarkan," ujarnya.

Dia katakan, di antara semua kebutuhan itu, air adalah kebutuhan paling penting.

"Kalau tidak ada listrik, bisa pakai lilin. Kalau tidak ada air, tidak ada yang bisa ganti," ungkapnya.

Diurai, sesuai arahan Presiden Jokowi, anggaran APBN sebesar-besarnya harus kembali ke masyarakat.

"Pembangun itu harus berkeadilan sosial. Anggaran di ESDM 50 persen lebih kita kembalikan kepada rakyat. Ini pesan pak presiden bahwa kita bangun sesuatu harus berkeadilan sosial," ujarnya.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, pada kesempatan itu mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat karena telah memberikan bantuan kepada masyarakat NTT.

Mengenai pembangunan infrastruktur yang dilakukan, Josef mengatakan dirinya dan Viktor Laiskodat hadir di NTT untuk memberikan 'jala' kepada masyarakat NTT.

"'Jala' itu adalah jalan, listrik dan air," ungkapnya disebut tepuk tangan hadirin.

Dirinya berjanji akan terus bekerja agar pembangunan listrik, air dan jalan di NTT bisa melampaui beberapa provinsi lain.

"Kita kalau dengan Papua dan Maluku, mereka sudah 90 persen dalam penggunaan energi lampu. Kita masih di bawah. Kita usahakan agar bisa di atas 90 persen," janjinya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved