Ulah ASN DPMD Sikka, Delapan Desa Rugi 200 Juta
Delapan desa di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditengarai mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta dari p
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Eginius Mo’a
POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Delapan desa di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditengarai mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta dari pengadaan barang dengan Theo Ladjar, oknum ASN di Dinas Pemerintahan Desa Sikka.
“Barang yang diadakan oleh ASN sejak 2016-2017 tidak ada sampai saat ini. Desa-desa tersebut menderita kerugian,” kata Kepala Kejaksaan Negri Maumere, Azman Tanjung, S.H, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (22/3/2019) di Maumere.
Azman menyebut barang yang diadakan oleh Theo meliputi meubel, komputer, tenda, alat pemecah batu dan laptop.
Azman didampingi Kepala Seksi Intelijen, Cosmas S.Oematan, S.H, dan Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus), Yeremias Penna, S.H, menyatakan surat panggilan sudah dua kali dikeluarkan. Namun sampai saat ini, Theo belum hadir di Kejaksaan Maumere.
• Hari Air Dunia XXVII Tahun 2019- Balai Wilayah Sungai NT II Bersihkan Mata Air Sagu-Kota Kupang
• Pemilu 2019, Camat Elar Selatan Minta KPPS Netral
“Kami sudah berusaha mencarinya, tetapi belum tahu keberadaannya. Mudah-mudahan dengan pemberitaan di media cetak dan online ada warga yang tahu keberadaannya,” kata Azman.
Azman menyarankan Theo kooperatif menemui penyidik memberikan keterangan. Penyidik telah memiliki semua alat bukti dan audit kerugian negara.
Informasi dihimpun POS-KUPANG.COM, Theo menjabat Kepala Seksi Keuangan dan Aset Desa Dinas Pemerintahan Desa Sikka diduga memanfaatkan jabatannya menjalin kerjasama pengadaan barang dengan desa-desa melalui perusahaan yang dikelola istrinya. Awalnya pengadaan barang relatif lancar ketika keuangan perusahaan masih bagus.
Namun dalam perjalanan, perusahaan ini diduga terbelit utang. Uang yang telah disetor oleh pemerintah desa mengadakan barang tidak digunakan mendatangkan barang yang telah dikontrakan, tetapi digunakan membayar hutang-hutangnya. *)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kajari-sikka_20171020_135806.jpg)