Perpendek Respon Time Wilayah Kepulauan, Kantor SAR Kupang Butuh Dua Pos SAR Baru

Perpendek Respon Time Wilayah Kepulauan, Kantor SAR Kupang Butuh Dua Pos SAR Baru

Perpendek Respon Time Wilayah Kepulauan, Kantor SAR Kupang Butuh Dua Pos SAR Baru
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Kepala Kantor SAR Kupang, Abdul Hamid 

Perpendek Respon Time Wilayah Kepulauan, Kantor SAR Kupang Butuh Dua Pos SAR Baru

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Dalam rangka memperpendek respon time dalam proses-proses pencarian dan pertolongan saat kondisi bencana di wilayah Provinsi NTT, Kantor SAR Kupang membutuhkan tambahan dua Pos SAR baru.

Kebutuhan terkait pengadaan Pos SAR ini untuk dapat menjawab persoalan keterlambatan respon time para petugas selama melaksanakan tugas pencarian dan penyelamatan.

Polres Sikka Beri Waktu Tiga Hari Kepada Pemilik Toko Knalpot Racing

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor SAR Kupang Abdul Hamid kepada POS-KUPANG.COM di kantornya, Selasa (12/3/2019)

Abdul Hamid menjelaskan, saat ini Provinsi NTT telah memiliki dua kantor SAR yakni Kantor SAR Kupang yang membawahi wilayah Pulau Timor, Sabu, Rote dan Sumba serta Kantor SAR Maumere yang membawahi wilayah Flores Kepulauan hingga Alor.

KPU NTT Pastikan Surat Suara Lima Kabupaten dalam Perjalanan

Meski demikian, ditilik dari sisi geografis yang terdiri dari kepulauan, wilayah Kantor SAR Kupang masih membutuhkan tambahan dua titik Pos SAR baru untuk menjadi penghubung dalam hal emergency respon.

"Kita sudah memiliki satu unit Pos SAR di Waingapu Sumba Timur. Tetapi idealnya dengan terlepasnya Maumere menjadi Kantor SAR sendiri, maka Kupang harusnya memiliki Pos SAR di Rote Kabupaten Rote Ndao maupun di wilayah Sumba bagian Barat," ungkapnya.

Abdul Hamid menjelaskan, pihaknya tengah serius untuk mengupayakan proses pengadaan Pos SAR di dua titik tersebut. Oleh karena itu, sebagai unit pelaksana pusat yang melaksanakan tugas perbantuan di daerah, pihaknya mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah untuk membatu menjamin terealisasinya pengadaan ini.

"Keseriusan kita berupaya membangun Pos SAR di Sumba Timur dan Sumba Barat, serta Rote. Kita upayakan dari unit siaga SAR yang kemudian bisa ditingkatkan menjadi pos SAR. Jadi kita coba push di 2019, tentu harus ada suport dari Pemda baik itu di Sumba barat maupun Rote, misalnya soal tempat sementara maupun hibah lahan dari pemerintah daerah untuk pembangunan kantor," katanya.

Selain karena faktor respon time, Abdul Hamid juga menggarisbawahi kebutuhan pembangunan di dua wilayah itu karena ada potensi bencana di wilayah tersebut, juga karena dua tempat tersebut merupakan daerah destinasi wisata yang harus menyediakan rasa aman bagi para wisatawan.

Untuk Kantor SAR Kupang, jelas Abdul Hamid, hingga kini juga masih mengalami kekurangan tenaga sesuai dengan analisa jabatan dari Basarnas.

Dari total angka ideal sebanyak 235 orang, Kantor SAR Kupang hanya memiliki tidak separuhnya, yakni 68 orang.

Untuk mengcoverage wilayah kepulauan, Kantor SAR Kupang memiliki dua sarana SAR, yakni kapal KM SAR Antareja berukuran 40 meter dan Rescue Boat 308.

Oleh karenanya, dengan keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, maka Kantor SAR terus bekerjasama dengan potensi SAR baik perintah maupun swasta yang memiliki SDM dan SDA maupun peralatan, sehingga dengan adanya kekurangan tersebut bisa terpenuhi oleh potensi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved