Rabu, 15 April 2026

Pesta Emas Paroki St. Mikhael Maukeli, Panitia Buatkan Buku Kenangan 50 Tahun

Tahun 2019 Paroki St. Mikhael Maukeli di Kecamatan Mauponggo genap berusia 50 tahun.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Pastor Paroki St. Mikhael Maukeli menabuh gong sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan memeriah HUT 50 Tahun Paroki tersebut di Mauponggo Kabupaten Nagekeo, Minggu (3/3/2019) 

Pesta Emas Paroki St. Mikhael Maukeli, Panitia Buatkan Buku Kenangan 50 Tahun

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Tahun 2019 Paroki St. Mikhael Maukeli di Kecamatan Mauponggo genap berusia 50 tahun.

Memperingati 50 tahun Paroki tersebut Dewan Paroki sudah membentuk panitia pesta emas.

Satu diantara agenda panitia Pesta Emas Paroki tersebut adalah membuat buku "Kenangan 50 Tahun Paroki St. Mikhael Maukeli".

Ketua Bidang Perwartaan Paroki St. Mikhael Maukeli, Fransiskus Posenti Betu, kepada POS KUPANG.COM, menjelaskan, pembukaan rangkaian kegiatan Pesta Emas sudah dimulai sejak, Minggu (3/3/2019) di Gereja Paroki St. Mikhael Maukeli Mauponggo Kabupaten Nagekeo.

Fransiskus menjelaskan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan penulisan buku tentang sejarah berdirinya Paroki tersebut dan data pendukung lainnya untuk dimuat dalam buku kenangan 50 tahun Paroki St. Mikhael Maukeli.

Andra & The Backbone Segera Rilis Singel Baru

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Bantu Warga Tanam Padi

11 Maret 1998, Saat Soeharto Dilantik Jadi Presiden untuk Kali Ketujuh

Tasya Kamila Umumkan Jenis Kelamin Bayinya Saat Gelar Baby Shower

"Persiapan sudah kami lakukan pembuatan buku dan kami sudah laksanakan katekese. Kami juga sudah berkonsultasi ke Komisi kateki keuskupan Agung Ende. Kami juga masuk ke rumah-rumah dan tokoh guru Agama. Kami akan gali semua cerita dari tokoh masyarakat disini.
Data semua sudah ada. Tinggal kami olah dan juga dari beberapa tokoh diluar paroki," ujar Fransiskus, Senin (11/3/2019).

Ia mengaku dalam buku itu nanti akan dilukiskan secara khusus sejak awal hingga saat ini tentang Paroki St. Mikhael.

Ia mengaku paroki Maukeli awalnya mekar dari Paroki Wolosambi dan Paroki Wolosambi dimekarkan dari Paroki Raja dan 28 Oktober 1969 Paroki Maukeli dibentuk.

"Tanggal 28 Oktober 1969 Paroki ini terbentuk. Nanti akan diceritakan dalam buku itu. Tema besar Pesta Emas yaitu Keluarga Kecilku Rasul Iman. Puncaknya akan dilaksanakan 27 Oktober 2019. Kami majukan satu hari," ujarnya.

Fransiskus mengaku finalnya terkait pembuatan buku adalah bulan Juli hingga Agustus 2019.

WNI Korban Jatuhnya Ethiopian Airlines Bernama Harina Hafitz, Staf PBB di Roma

Big Hit Segera Umumkan Tanggal Comeback BTS

Hari Ini Sekjen dan Bendahara Umum KONI Hadapi Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta

"Sejarah itu penting. Kearifan lokal juga dimasukan. Soal syair adat yang terkait pepatah dan nasihat. Itu kita masukan itu. Buku kenangan itu menjadi salah satu refrensi. Untuk percetakan masih dipikirkan," ungkapnya.

Ia berharap agar prosesnya dapat berjalan aman dan lancar sehingga semuanya bisa diselesaikan dengan baik serta butuh kerja ekstra perumus buku yang akan dicetak nantinya.

"Untuk percetakan kami masih berpikir soal itu. Nanti kami akan diskusi lagi," pungkasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved