Surya Paloh Sebut Calegnya Korban Hoaks, Menangis Diisukan Ditangkap bersama Andi Arief

Surya Paloh Sebut Calegnya korban hoaks, Menangis Diisukan ditangkap bersama Andi Arief

Surya Paloh Sebut Calegnya Korban Hoaks, Menangis Diisukan Ditangkap bersama Andi Arief
KOMPAS.com/Dokumentasi Nasdem
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh berpidato dalam pembekalan caleg Nasdem di Claro Hotel, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (26/9/2018). 

Surya Paloh Sebut Calegnya korban hoaks, Menangis Diisukan ditangkap bersama Andi Arief

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh mengatakan, salah satu calon anggota legislatifnya menjadi korban hoaks kasus penangkapan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief atas Kasus Narkoba.

Kabar bohong tersebut menyebutkan bahwa Andi Arief ditangkap di kamar hotel bersama seorang wanita yang merupakan caleg dari Partai Nasdem. Surya mengatakan bahwa kader Nasdem yang menjadi korban hoaks tersebut sempat terguncang psikisnya.

Ulama-ulama Aceh akan Bantu Klarifikasi, Ini Beberapa Isu Miring yang Menerpa Jokowi

"Dia menangis-nangis, menjerit-jerit. Ya pastilah begitu ya. Karena ini menyangkut kredibilitas ya kan? Menyangkut nama baik," ujar Surya saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Surya enggan menyebutkan identitas caleg Nasdem yang dimaksud. Namun, ia menyebut wanita itu baru menjadi caleg dari Nasdem.

Wayan Darmawa, Indahnya Merayakan Nyepi di Tengah Kemajemukan

"Dia baru masuk jadi caleg, lalu kena serbuan begini, enggak tahan dia, nangis-nangis. Itu ya yang saya tahu," ujar Surya.

Kepada wanita tersebut, Surya pun menyarankan supaya bersikap sabar dalam menjalani kabar tak benar itu.

Partai Nasdem akan memberikan dukungan moral kepada kadernya itu agar mampu melewatinya dengan baik.

Ketika ditanya apakah caleg tersebut akan melapor ke polisi terkait hoaks yang menimpanya, Surya belum dapat memastikannya.

"Akan saya persilakan. Mungkin badan advokasi (Partai Nasdem) akan menindaklanjutinya," ujar Surya.

Diberitakan, Polisi menduga ada seorang perempuan sebelum Andi Arief digerebek di dalam kamar Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019) malam.

Polisi menyebutkan perempuan itu berinisial L, tetapi bukan politisi. Akan tetapi saat digerebek, Andi Arief ketika itu sedang seorang diri.

Polisi pun langsung menyisit kamar hotel untuk mencari barang bukti narkoba, tetapi tak ditemukan.

Meski demikian, hasil tes urine yang dilakukan terhadap Andi Arief menunjukkan politisi Partai Demokrat itu mengkonsumsi sabu. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved