Selasa, 14 April 2026

BREAKING NEWS: Tragis ! Usai Melahirkan, Pasangan Luar Nikah di Lasiana Kubur Bayinya

Kasus aborsi kembali terjadi di Kota Kupang, bertempat di Asrama Pemda Alor, Jl. Alfa Omega, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Kapolsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto SIK SH 

Tragis ! Usai Melahirkan, Pasangan Luar Nikah di Lasiana Kubur Bayinya

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kasus aborsi kembali terjadi di Kota Kupang, bertempat di Asrama Pemda Alor, Jl. Alfa Omega, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Senin (25/2/2019) dini hari.

Kali ini pelakunya diduga adalah pasangan luar nikah yang berstatus mahasiswa, HD (20) dan KF (21). Keduanya tega membunuh janin yang baru berusia sekitar 6 bulan, menggunakan cairan pembunuh janin.

Usai dilahirkan, janin tersebut dikuburkan di samping Asrama Pemda Alor.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto SH saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin (25/2/2019) di ruang kerjanya membenarkan adanya tindak pidana aborsi tersebut.

"Bayinya sudah sudah mati dari dalam kandungan, disebabkan oleh cairan pembunuh janin yang dikonsumsi pelaku," ungkapnya.

Listya Magdalena, Mahasiswi yang Ditusuk 17 Kali Hingga Paru-paru Bocor, Kini Jadi YouTuber Sukses

Bupati Tahun Ultimatum Kasat Satpol PP Segera Tarik Mobil Dinas DH 2 C, Jika Tak Ingin Dinon Jobkan

Live Streaming Girona vs Real Sociedad di Liga Spanyol, Selasa (26/2/2019) Jam 03.00 Dini Hari WIB

Sepatu Bola Terbaru Ortus Hadir di Bally Shoes

Pemkab Sumba Timur Tahun Ini Bangun Ruas Jalan Kawangu-Tanarara Sepanjang 2,3 Kilometer

HD saat ini sedang berada di RS. Mamami untuk menjalani proses perawatan, sementara KF sudah ditahan di Polsek Kelapa Lima.

Didik menjelaskan, dari keterangan KF, Sabtu (23/2/2019) sekitar pukul 08.00 wita, HD datang ke Asrama dan memberitahukan Kepada KF, kalau perut bagian bawah pusat terasa sakit. Malam itu HD menginap menginap di kamar KF.

Seterusnya, Minggu (24/2/2019) sekitar 16.00 Wita, HD mengatakan sudah tidak tahan lagi dan hendak melahirkan dan sekitar pukul 17.00 wita HD melahirkan sendiri di dalam kamar Asrama di bantu oleh KF untuk membersihkan darahnya.

Setelah melahirkan KF membungkus bayinya dengan kain sarung dan di masukan kedalam dus kemudian menyimpannya di dalam kamar sambil membersihkan kamar.

Selanjutnya sekitar pukul 19.00 Wita, KT mengubur janin tersebut di samping asrama Pemda Alor tanpa ada yang membatunya.

Setelah mengubur korban KF kembali kedalam asrama dan saat itu HD mengeluh pusing dan kemudian tidur.

Seterusnya pada pukul 24.00 wita, HD masih mengeluh pusing dan kondisinya semakin memburuk.

Julie Sutrisno Cari Kaum Muda untuk Kembangkan Tenun NTT

Pemkab Sumba Timur Tahun Ini Bangun Ruas Jalan Kawangu-Tanarara Sepanjang 2,3 Kilometer

KPU TTS Hentikan Sementara Proses Perakitan Kotak Suara

Rekan-rakan HD yang di sekitar asrama yang telah mengetahui keadaannya bersama KF lalu mengantar HD Rumah sakit Umum Mamami Kupang, menggunakan Ambulans.

Anggota Polsek Kelapa Lima, setelah mendapat informasi dari RAIMAS Polda NTT bahwa ada Informasi lalu mengecek HD dan KF di RS. Mamami

Selanjutnya, anggota Identifikasi Polres kupang kota bersama HD dan KF dan di saksikan oleh Pak Rt.13 melakukan penggalian dan mengakat mayat Korban. Saat ini korban kamar Jenazah RSB Titus Uly.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved