Korban Angin Puting Beliung di Sumedang Berharap Bantuan Pemerintah
Pascaditerjang angin puting beliung, Sabtu (23/2/2019) petang, 4 rumah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengalami rusak berat.
POS-KUPANG.COM | SUMEDANG - Pascaditerjang angin puting beliung, Sabtu (23/2/2019) petang, 4 rumah di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengalami rusak berat.
Selain merusak 22 rumah di Dusun Babakan Hurip RW 08, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, angin puting beliung juga merusak 3 hektar lahan padi dan sejumlah fasilitas umum lainnya.
"Ada 4 rumah yang rusak berat akibat angin puting beliung kemarin. Selain itu, 3 hektare lahan padi, usia tanaman 2,5 bulan milik petani rusak dan terancam gagal panen," ujar Ketua RW 08 Asep Subita kepada KOMPAS.com di lokasi, Minggu (24/2/2019) siang.
• Kebakaran di Muara Baru, 30 Kapal Nelayan Hangus
Asep menuturkan fasilitas umum seperti masjid dan sarana prasarana lingkungan lainnya juga mengalami rusak ringan.
"Untuk masjid hari ini mulai diperbaiki secara swadaya oleh warga. Untuk 4 kepala keluarga yang rumahnya rusak berat sementara ini sudah dievakuasi dan tinggal di rumah keluarganya untuk sementara," ucapnya.
• Pria Ini Bikin Heboh, Ia Nekat Membunuh Penjaga Kos Gara-gara Gajinya Belum Dibayar
Asep berharap, Pemkab Sumedang turun membantu warga yang terdampak bencana angin puting beliung.
"Baru dari BPBD yang membantu evakuasi. Kami berharap Pemkab Sumedang turun membantu, khususnya bantuan berupa material bangunan untuk warga yang rumahnya rusak berat," ucapnya.
Di tempat yang sama, salah seorang petani Acuh Cahyaman (55) mengaku akibat kerusakan lahan padi seluas 3 hektar ini, 12 petani merugi sekitar 20 kuintal padi.
"Kalau melihat kerusakan seperti ini pastinya tidak akan bisa dipanen. Soalnya ini tanaman padi juga baru umur 2,5 bulan. Kami berharap pemerintah membantu meringankan kegagalan panen ini. Dari 3 hektar biasanya menghasilkan tidak kurang dari 20 kuintal," katanya. (Kompas.com)