Ungkapan Hati dari Aula DPM-PPPA Nagekeo: Bapa Mama Jangan "Ribut" Lagi

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan suami istri dalam sebuah keluarga akan berdampak buruk bagi anak-anak

Ungkapan Hati dari Aula DPM-PPPA Nagekeo: Bapa Mama Jangan
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana proses mediasi sebuah keluarga di Aula PMD-PPPA Nagekeo, Jumat (22/2/2019). 

Usai dilakukan mediasi, keempat anak dari DI dan TI ikut bergabung dalam aula.

Pada kesempatan itu keempat anak mereka diminta untuk berbicara dan mengungkapkan perasaan mereka terhadap kedua orang yang terlibat pertikaian.

Putri pertama dari DI dan TI, PYU (16) tampak senang dan bahagia melihat kedua orangtuanya bisa berdamai.

Ia mengingikan agar kedua orangtuanya kembali hidup bersama dan tidak boleh mengorbankan empat orang anak.

"Saya ingin bapa dan mama hidup bersama lagi. Jangan ribut-ribut (bertikai) lagi. Itu saja," ujarnya.

Adik dari PYU, YWNW (14) mengungkapkan hal yang sama bahwa semua anak ingin orangtua tetap bersatu dan hidup selamanya.

"Saya juga ingin bapa dan mama tetap bersama, jangan ribut lagi," ungkap YWNW.

Jangan Korbankan Anak

Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan suami istri dalam sebuah keluarga akan berdampak buruk bagi anak-anak.

Anak-anak yang seharusnya membutuhkan kasih sayang dan sentuhan lembut dari orangtua harus kehilangan.

Halaman
1234
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved