DPK Pilpres dan Pileg Terbanyak di Sikka Ada di Napun Gete

Hasil rekapitulasi sementara terhadap DPK Pemilu Legislatif dan Pilpres terbanyak pada pemungutan suara tanggal 17 April 2019

DPK Pilpres dan Pileg Terbanyak di Sikka Ada di Napun Gete
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Ketua Komisioner KPU Sikka, Fery Soge (kanan) memimpin pertemuan dengan media cetak,elektronik dan online di Sekretariat KPU Kota Maumere, Pulau Flores, NTT, Senin (18/2/2019). 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Hasil rekapitulasi sementara terhadap Daftar Pemilih Khusus ( DPK) Pemilu Legislatif dan Pilpres terbanyak pada pemungutan suara tanggal 17 April 2019 ditemukan 89 pemilih di Desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, NTT .

"Pemilih masuk paling banyak ada di Waiblama 89 orang. Mereka adalah pekerja Bendungan Napun Gete, berasal dari Pulau Jawa dan kabupaten lain di NTT," kata Komisioner KPU Sikka dari Divisi Sosialisasi, Permas dan SDM, Yuldensia Hesty, dalam pertemuan dengan media di Sekretariat KPU Sikka, Senin (18/2/2019) sore.

Jumlah ini kemungkinan akan bertambah, karena masih ada pekerja yang lain belum serahkan kartu tanda penduduk eletronik dari keseluruhan 119 orang.

NTT Berduka Lagi, Dapat Kiriman Jenazah TKI Asal Kabupaten Ende

Komisioner Divisi Teknis, Jupri, mengatakan daftar pemilih tambahan (DPTB) dan DPK merupakan hal yang baru dalam penyelenggaran pemilu serentak 17 April mendatang. Namun DPK yang akan menggunakan hak pilihnya harus terdaftar lebih dahulu dengan memiliki model A-5.

"DPK yang lalu (pemilu) selalu jadi soal di TPS. Mereka gunakan hak pilih setelah pukul 12.00 Wita. Namun saat ini, mereka tidak bisa hanya datang bawa KTP langsung coblos, harus terdaftar sebelumnya," kata Jupri.

Sasar Pemilih Pemula, KPU Sikka Datangi SMA dan SMK

Bahkan pemilik E-KTP asal Kabupaten Sikka semisal perantau yang baru datang ke Sikka pun tidak serta merta gunakan haknya. Sebab ketika datang ke Sikka,namanya sudah terekam di daerah lain.

"Akan ditelusuri lagi namanya di data pemilih nasional. Kalau sudah terdaftar di tempat yang lain maka harus miliki dulu model A-5. Sebab konsekwensinya pada surat suara," kata Jupri.

Ketua Komisioner, Fery Soge mengatakan, pemilih dari luar yang akan menggunakan hak pilih di Sikka wajib memiliki model A-5 untuk menggunakan hak pilihnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Egy Moa)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved