Belum Berhasil Dalam Pilgub NTT 2018, Emy Nomleni Buka Warung Baca Samuel, Apa Tujuannya?

Belum berhasil dalam Pilgub NTT 2018, Emy Nomleni buka Warung Baca Samuel, tujuannya sederhana.

Belum Berhasil Dalam Pilgub NTT 2018, Emy Nomleni Buka Warung Baca Samuel, Apa Tujuannya?
kolase POS-KUPANG.COM/foto emy nomleni
Warung Baca Samuel milik Emy Nomleni 

Belum berhasil dalam Pilgub NTT 2018, Emy Nomleni Buka Warung Baca Samuel, tujuannya sederhana.

POS-KUPANG.COM -  Belum berhasil dalam Pilgub NTT 2019, perempuan ini buka Taman Baca Emy Nomleni, tujuannya sederhana.

Dilansir POS-KUPANG.COM dari postingan akun FB Emy Nomleni, Sabtu (16/2/2019), Emy memastikan Taman Baca itu bakal dibuka tanggal 1 Maret 2019 mendatang.

"Gratis, sederhana tapi mudah-mudahan bermakna. Mungkin belum sebanyak seperti yg lain, tetapi memulai dari yg ada," tuis Emy Nomleni.

Buku-buku koleksi Warung Baca Samuel milik Emy Nomleni
Buku-buku koleksi Warung Baca Samuel milik Emy Nomleni (kolase pos kupang.com/novemy leo/emy nomleni)

Warung baca ini beralamat di Jl. Cak Doko No. 65, dekat SMA Neg. 1 Kupang.

"Mama-mama dan bapak-bapak bisa bawa anak-anak untuk membaca buku disini, juga untuk anak-anak yang belum bisa membaca, disiapkan buku-buku mewarnai (buku bergambar dan pensil warna) juga gratis," kata Emy Nomleni.

Bagaimana dengan kaum remaja? Menurut Emy Kaum remaja, laki-laki dan perempuan juga punya tempat di Warung Baca Samuel. "Yang remaja maupun dewasa dapat menikmati buku-buku inspiratif," kata Emy. 

Ahok BTP Blak-Blakan Ungkap Alasannya Memilih PDIP Sebagai Kendaraan Politiknya

Cancer dan 4 Zodiak Ini Paling Gampang Panik Dan Ketakutan, Kamu Termasuk?

Ditanya tujuannya membuka Warung Baca Samuel, Emy Nomleni mengatakan, tujuannya sangat sederhana. Yakni ingin agar generasi muda di NTT bisa memanfaatkan waktu luanganya dengan membaca dengan cara konvesional, yakni membaca buku. 

"Sederhana sa kaks, hati terdorong saja untuk bikin taman baca karna ada banyak buku-buku dirumah bahkan ada yang rusak karena pindah-pindah tempat. Rasanya sayang kalo tidak bisa dinikmati orang lain, bisa jadi antara makan puji dan niat beda tipis," kata Emy Nomleni.

Emy Nomleni juga mengungkapkan kerisauannya melihat anak-anak lebih senang dan nyaman menggenggam android hingga melupakan hal-hal konvesional yang positif, seperti membaca buku.

Halaman
123
Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved