Kota Kupang
VIDEO: Limbah RPH Oeba Kupang Berserakan Sampai Masuk Sumur dan Rumah Warga
Lebih parah lagi, saat hujan lebat, limbah RPH bahkan merembes sampai ke dalam sumur dan rumah warga.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Agustinus Sape
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua RT 1 Kelurahan Fatubesi Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Reny Muskanan menegaskan, Rumah Potong Hewan (RPH) tidak layak digunakan lagi karena bak penampungan sudah rusak.
Sejumlah warga juga mengeluhkan hal yang sama.
Akibatnya, limbah RPH dialirkan melalui pembuangan ke aliran air yang biasa digunakan warga untuk keperluan, mandi, cuci dan lainnya.
Lebih parah lagi, saat hujan lebat, limbah RPH bahkan merembes sampai ke dalam sumur dan rumah warga.
"Ini sudah terjadi bertahun-tahun. Tidak ada penanganan yang jelas dari pengelola RPH. Kami resah bau di mana-mana," keluhnya.
Rany mengatakan, limbah yang mengalir bersama air berupa tulang, perut dan tulang-belulang.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Selasa (12/2/2019), bau menyengat di lokasi bak penampungan limbah di RPH. Berbagai tulang belulang dan kotoran hewan berserakan.
Selengkapnya, simak video.
(*)