Berita Pendidikan
Simak Apa Yang Terjadi Saat Stikes Maranatha Luluskan 102 Perawat Baru
Valentina Juwita tak kuasa menahan haru pada acara Angkat Sumpah Perawat Lulusan Program Pendidikan Profesi Ners Stikes Maranatha.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Apolonia Matilde
Menurutnya, ketaatan perawat terhadap kode etik adalah ketaatan naluriah. Selain itu, semua perawat yang bekerja wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) sesuai Undang-Undang yang berlaku.
Ketua Yayasan Maranatha NTT, Drs. Samuel Sellan, meminta perawat tetap menjaga kesederhanaan dan terus mengembangkan kemampuan.
Sellan menjelaskan, saat ini sudah ada 60 orang lulusan Stikes Maranatha Kupang akan mengikuti pelatihan di Jakarta dan akan bekerja di Jepang untuk selama tiga tahun.
• Sedang Berlangsung Live Streaming Persija Jakarta vs Newcastle Jets, Kualifikasi Liga Champions Asia
Untuk diketahui, lulusan Ners Stikes Maranatha Kupang telah menerapkan aturan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dengan memberikan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sebagi kualifikasi dari lulusan tinggi bergelar dan bermanfaat sebagai dokumen tambahan kemampuan kerja dan kelayakan kerja.
Pada kesempatan tersebut dibacakan juga para lulusan terbaik. Lulusan terbaik pertama dengan IPK 3,86 atas nama Valentina Juwita Ipimas, S.Kep.Ns, dan Inggrid Fallo, S.Kep.Ns. Lulusan terbaik kedua dengan IPK 3,82 atas nama Fransisca Lucinda Nali, S.Kep.Ns, dan Priyati Rihi, S.Kep.Ns. Lulusan terbaik ketiga dengan IPK 3,78 atas nama Saverinus Panang, S.Kep.Ns, dan Theodora Paitei, S.Kep.Ns. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wisuda-stikes-maranatha-kupang.jpg)