Rabu, 22 April 2026

Viktor Laiskodat Sebut Hanya Satu Orang yang Bisa Melawannya Soal Keliling NTT

Menurutnya, hanya ada satu nama yang bisa melawannya soal menjelajahi dan mengelilingi NTT.

Editor: Agustinus Sape
pos-kupang.com/ryan nong
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menjadi keynote speaker dalam Talkshow Enterpreneurship Generasi Muda NTT Bangkit Menuju Sejahtera pada Sabtu (2/2/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengklaim menjadi satu-satunya orang yang mengelilingi seluruh pulau di NTT. Baik itu pulau yang berpenghuni maupun yang tanpa penghuni. Itu, katanya, telah ia lakukan jauh sejak sebelum menjadi gubernur NTT.

Menurutnya, hanya ada satu nama yang bisa melawannya soal menjelajahi dan mengelilingi NTT.

Hal ini diungkapkan Viktor Bungtilu Laiskodat kepada peserta Talkshow Entrepreneurship Generasi Muda NTT Bangkit Menuju Sejahtera dalam rangka peluncuran empat program unggulan Bank NTT di halaman Bank NTT pada Sabtu (2/2/2019) pagi.

Di hadapan peserta yang terdiri dari orang muda, pelaku usaha kreatif dan para pimpinan lembaga keuangan itu, Gubernur Viktor Laiskodat memastikan bahwa hanya dirinyalah yang telah mengelilingi hampir semua pulau di provinsi yang berbatasan langsung dengan negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) dan Australia itu.

“Saya mungkin berani mengklaim bahwa (saya) satu-satunya manusia yang sudah keliling pulau-pulau kecil yang tidak berpenduduk di NTT, hampir pasti,” katanya disambut sorak dan aplaus hadirin.

Lanjut Viktor, hampir seluruh pelosok Provinsi NTT juga telah ia sambangi, tak terkecuali.

“Hampir seluruh pelosok Nusa Tenggara Timur saya sudah masuk, Pulau Timor, Flores, dari ujung ke ujungnya saya masuk semua. Cuman waktu itu masuknya bukan sebagai gubernur jadi orang tidak pusing waktu kita datang,” tambahnya.

Dan menurutnya, hanya ada satu nama yang bisa melawannya soal mengelilingi dan mengenal NTT. Dialah konglomerat asal Singapura, Ong Beng Seng.

“Dan kalau dari luar negeri yang bisa melawan atau mendekati saya, namanya Ong Beng Seng, dia salah satu konglomerat dari Singapura,” katanya.

Viktor menyebut, sosok Ong Beng Seng merupakan salah satu orang yang mengelilingi dan punya pemahaman luar biasa tentang Indonesia, dan NTT secara khusus.

Hal ini dikatakan Viktor untuk menggambarkan bahwa setiap orang yang merupakan calon wirausaha wajib untuk mengenal daerah dengan segala potensi yang dikandung dan dimilikinya dalam rangka untuk membangun sebuah usaha atau bisnis.

“Ini sekarang orang NTT, yang melihat peluang (usaha), tidak mungkin tanpa mengenal potensi, tanpa mengenal budaya, kekayaan alamnya. Kalau dia kenal, apapun yang dia bikin jadi semua,” katanya menggaransi.

Talkshow Entrepreneurship ini digagas Bank NTT dalam rangka meningkatkan minat kaum muda atau generasi milenial untuk menjadi wirausaha muda yang mandiri dan tangguh di wilayah NTT.

Victor mengatakan, menjadi sebuah kebanggaan karena Provinsi NTT dan seluruh kabupatennya memiliki kekayaan yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh daerah atau wilayah lain.

“Di NTT, seluruh kabupatennya memiliki kekayaan yang luar biasa. NTT mempunyai semua produk atau sebuah produk yang sangat klasik dan unik yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Tetapi ini tidak gampang kalau tidak dibangun dengan baik,” ujar Victor dihadapan peserta yang terdiri dari orang muda, pelaku usaha kreatif dan para pimpinan lembaga keuangan.

Viktor mengungkapkan rasa syukur karena ada anak anak muda yang sudah mulai bergerak untuk melihat dan menangkap peluang-peluang ini untuk dikonversikan menjadi modal pembangunan menuju kesejahteraan bersama.

“Saya bersyukur karena saat ini ada anak anak muda yang mulai bergerak, tapi ini masih kurang. Kita perlu 500 ribu anak muda bergerak di NTT, kalau dapat 500 ribu anak muda bergerak di NTT maka itu pasti mimpi NTT bangkit menuju sejahtera itu otomatis (terwujud),” katanya disambut riuh aplaus dari peserta dan hadirin.

Ia mengatakan bahwa saat ini memang sudah ada anak anak muda yang berkumpul dan bergerak, namun jumlahnya masih sangat terbatas.

“Yang ada sekarang kumpulnya lima sampai 10 orang. Ya, tetapi sudah mulai bagus, kita tetap jaga supaya mereka bertumbuh dengan baik,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, untuk saat ini, kaum muda atau generasi milenial harus bergerak untuk mempersiapkan pasar untuk produk wirausaha sehingga mampu meningkatkan perekonomian, baik secara pribadi maupun bersama.  

“Nah ini market yang harus kita bangun dan itu kaum milenial yang harus bergerak,” katanya.

Viktor juga mencontohkan pernah memperkenalkan produk sambal Lu'at Amarasi hingga ke Jepang. Meski awalnya rekanannya di Jepang kesulitan, namun karena rutin dicoba akhirnya produk itu diminati dan hingga kini masih dipesan mereka.

“Kalau dilatih terus menerus maka pasti akan timbul rasa suka, Itulah bagaimana cara kita memperkenalkan produk kita. Babi saja (yang) binatang yang tidak suka maka kelor, kalau kita latih makan kelor, dia makan, apalagi kita manusia,” katanya menganalogikan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh orang muda yang tergolong kaum milenial dalam mengembangkan potensi kewirausahaan.

Termasuk mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh entrepreneur muda Diky Senda bersama Kelompok Lakoat Kujawas yang mengembangkan potensi desanya di Kapan, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Selain Gubernur, talkshow tersebut juga menampilkan pembicara Plt Direktur Utama  Bank NTT, Absalom Sine, Plt Direktur Umum Alexander Riwu Kaho, Direktur Kepatuhan Hilarius Minggu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Naek Tigor Sinaga.

Ada juga Kepala OJK NTT Robert P Sianipar, Pimpinan HU Victory News Kris Mboeik, Bukalapak Yuli Wijihartono dan entrepreneur muda asal Kapan TTS, Dicky Senda. 

Orang Terkaya SIngapura

Majalah Forbes merilis 50 daftar orang terkaya di Singapura.

Total kekayaan bersih orang terkaya di Singapura mencapai USD104,6 miliar.

Naik 11% dari 2016, didukung oleh kenaikan indeks saham utama.

Meski demikian, hampir dua pertiga taipan yang ada dalam daftar ini mengalami kenaikan jumlah kekayaan. Padahal, syarat untuk menjadi orang terkaya di Singapura mengalami kenaikan menjadi USD540 juta dari USD455 juta pada 2016.

Berikut adalah daftar lengkap 50 orang terkaya di Singapura:

1. Robert & Philip Ng dengan total kekayaan mencapai USD9,4 miliar, yang berasal dari bisnis real estat.

2. Eduardo Saverin, dengan total kekayaan mencapai USD9,3 miliar, yang berasal dari Facebook.

3. Goh Cheng Liang, dengan total kekayaan mencapai USD7,8 miliar, yang berasal dari bisnis cat

4. Kwek Leng Beng, dengan total kekayaan mencapai USD7,1 miliar, yang berasal dari bisnis real estat.

5. Khoo family, dengan total kekayaan mencapai USD6,3 miliar, yang berasal dari Maybank

6. Wee Cho Yaw, dengan total kekayaan mencapai USD5,8 miliar, yang berasal dari bisnis perbankan

7. Kwee family, dengan total kekayaan mencapai USD5,3 miliar, yang berasal dari bisnis real estat.

8. Kuok Khoon Hong, dengan total kekayaan mencapai USD2,7 miliar, yang berasal dari bisnis minyak sawit

9. Raj Kumar & Kishin RK, dengan total kekayaan mencapai USD2,6 miliar, yang berasal dari bisnis real estat

10. Sam Goi, dengan total kekayaan mencapai USD2,2 miliar, yang berasal dari bisnis makanan beku.

11. Ong Beng Seng and Christina Ong, dengan total kekayaan mencapai USD2,1 miliar, yang berasal dari bisnis diversifikasi produk.

12. Richard Chandler, dengan total kekayaan mencapai USD2,08 miliar, yang berasal dari bisnis investasi.

13. Peter Lim, dengan total kekayaan mencapai USD2,07 miliar, yang berasal dari bisnis investasi.

14. Choo Chong Ngen, dengan total kekayaan mencapai USD2,05 miliar, yang berasal dari bisnis hotel.

15. Chang Yun Chung, dengan total kekayaan mencapai USD2,01 miliar, yang berasal dari bisnis perkapalan.

16. Arvind Tiku, dengan total kekayaan mencapai USD2 miliar, yang berasal dari bisnis migas, investasi.

17. Zhong Sheng Jian, dengan total kekayaan mencapai USD1,85 miliar, yang berasal dari bisnis real estat.

18. Lim Oon Kuin, dengan total kekayaan mencapai USD1,7 miliar, yang berasal dari bisnis perdagangan minyak.

19. Lee family, dengan total kekayaan mencapai USD1,6 miliar, yang berasal dari bisnis perbankan.

20. Ho family, dengan total kekayaan mencapai USD1,5 miliar, yang berasal dari bisnis perbankan.

21. Chua Thian Poh, dengan total kekayaan mencapai USD1,45 miliar, yang berasal dari bisnis real estat.

22. Asok Kumar Hiranandani, dengan total kekayaan mencapai USD1,42 miliar, yang berasal dari bisnis real estat.

ADVERTISEMENT

23. Chew Gek Khim, dengan total kekayaan mencapai USD1,4 miliar, yang berasal dari bisnis diversifikasi produk.

24. Tang Wee Kit, dengan total kekayaan mencapai USD1,38 miliar, yang berasal dari bisnis retail.

25. Oei Hong Leong, dengan total kekayaan mencapai USD1,33 miliar, yang berasal dari bisnis investasi.

26. Robert Friedland, dengan total kekayaan mencapai USD1,3 miliar, yang berasal dari bisnis mining.

27. Lien family, dengan total kekayaan mencapai USD1,25 miliar, yang berasal dari bisnis perbankan.

28. Ron Sim, dengan total kekayaan mencapai USD1,2 miliar, yang berasal dari bisnis retail.

29. Tay family, dengan total kekayaan mencapai USD1,15 miliar, yang berasal dari bisnis retail, properti.

30. Koh Wee Meng, dengan total kekayaan mencapai USD1,1 miliar, yang berasal dari bisnis real estat, hotel.

31. Peter Fu Chong Cheng, dengan total kekayaan mencapai USD920 juta, yang berasal dari bisnis diversifikasi produk

32. Michael Kum, dengan total kekayaan mencapai USD905 juta, yang berasal dari bisnis hotels

33. Lim Chap Huat, dengan total kekayaan mencapai USD900 juta, yang berasal dari bisnis property

34. Loo Choon Yong, dengan total kekayaan mencapai USD890 juta, yang berasal dari bisnis health care

35. Serge Pun, dengan total kekayaan mencapai USD800 juta, yang berasal dari bisnis diversifikasi produk

36. Lim Hock Chee, dengan total kekayaan mencapai USD760 juta, yang berasal dari bisnis retail

37. Primus Cheng, dengan total kekayaan mencapai USD740 juta, yang berasal dari bisnis food

38. Kuik Ah Han, dengan total kekayaan mencapai USD730 juta, yang berasal dari bisnis property

39. Cheng Wai Keung, dengan total kekayaan mencapai USD720 juta, yang berasal dari bisnis real estate

40. Tan Boy Tee, dengan total kekayaan mencapai USD715 juta, yang berasal dari bisnis perkapalan

41. Min-Liang Tan, dengan total kekayaan mencapai USD700 juta, yang berasal dari bisnis gaming.

42. Danny Yong, dengan total kekayaan mencapai USD670 juta, yang berasal dari bisnis hedge funds.

43. Bhupendra Kumar Modi, dengan total kekayaan mencapai USD665 juta, yang berasal dari bisnis telekomunikasi.

44. Saurabh Mittal, dengan total kekayaan mencapai USD650 juta, yang berasal dari bisnis finance.

45. Ching Chiat Kwong, dengan total kekayaan mencapai USD615 juta, yang berasal dari bisnis real estat.

46. Shaw Vee Meng, dengan total kekayaan mencapai USD580 juta, yang berasal dari bisnis media, real estat.

47. John Lim, dengan total kekayaan mencapai USD575 juta, yang berasal dari bisnis real estat.

48. Ho Kian Guan, dengan total kekayaan mencapai USD565 juta, yang berasal dari bisnis real estat.

49. Henry Ng, dengan total kekayaan mencapai USD545 juta, yang berasal dari bisnis semen.

50. Koh Wee Seng, dengan total kekayaan mencapai USD540 juta, yang berasal dari bisnis perhiasan. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved