Dinas Pariwisata NTT Jadikan Badan Mobil Pejabat Promosikan Obyek Wisata, Begini Caranya

Dinas Pariwisata NTT Jadikan Badan Mobil Pejabat Promosikan Obyek Wisata, Begini Caranya

Dinas Pariwisata NTT Jadikan Badan Mobil Pejabat Promosikan Obyek Wisata, Begini Caranya
KOMPAS.com/SIGIRANUS MARUTHO BERE
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu (kiri) bersama pemilik Sumba Hospitality Foundation Inge De Lathauwer, Sabtu (26/5/2018). 

Dinas Pariwisata NTT Jadikan Badan Mobil Pejabat Promosikan Obyek Wisata, Begini Caranya

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) terus mempromosikan sejumlah destinasi wisata unggulan di wilayah itu.

Kepala Dinas Pariwisata NTT, Marius Ardu Jelamu mengatakan, pihaknya akan mempromosikan obyek wisata NTT, dengan membuat lukisan lokasi wisata NTT pada badan mobil dinas.

"Seluruh badan mobil dinas pejabat eselon I, II, III, dan IV, akan dilukis destinasi-destinasi dan atraksi wisata dari seluruh NTT," kata Marius, dalam jumpa pers bersama sejumlah wartawan, di Kupang, Selasa (29/1/2019).

Ini Salah Satu Cara Kepala Dinas Pariwisata NTT Mempromosikan Obyek Wisata

Pihaknya, lanjut Marius, sedang menyiapkan desain gambar-gambar yang akan ditempel pada mobil-mobil dinas itu.

Walaupun kebijakan ini nanti berlaku untuk provinsi, Marius berharap pihak bupati atau wali kota dan jajaran se-NTT, bisa mengikuti apa yang dilakukan Pemprov NTT.

Sebelum Direnggut Maut, Keluarga Sempat Larang Vicki Bura Bawa Motor

Marius menyebut, kebijakan ini akan lebih mudah memperkenalkan destinasi dan atraksi wisata di NTT kepada masyarakat luar.

"Ini merupakan salah satu bentuk promosi wisata yang efektif untuk mendekatkan informasi kepada masyarakat," ujar dia.

"Hotel, restoran, di seluruh NTT, agar bisa menyesuaikan kebijakan gubernur NTT. Untuk siapa? Untuk kita semua," sambung Marius.

Pihaknya akan menyiapkan bahan yang akan digunakan untuk melukis pada badan mobil dinas. Marius berharap, setiap kabupaten di NTT melukis destinasi unggulan di wilayah mereka, seperti komodo, ikan paus, Danau Kelimutu, dan sebagainya.

"Sekarang kita sedang menyiapkan ini dan mudah-mudahan bulan Februari sudah bisa kita laksanakan," ujar dia. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved