Berita Kabupaten TTU Terkini

Belum Sebulan, RSUD Kefamenanu Tangani 8 Kasus DBD

Belum sebulan di tahun 2019 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu sudah menangani sekitar 8 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Belum Sebulan, RSUD Kefamenanu Tangani 8 Kasus DBD
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Direktur RSUD Kefamenanu dr. Agustina Tanusaputra 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Belum sebulan di tahun 2019 ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu sudah menangani sekitar 8 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dari 8 kasus DBD yang ditangani oleh pihak RSUD Kefamenanu itu, satu pasien yang berumur sekitar 18 tahun diantarannya dinyatakan meninggal dunia.

"Jadi ada sekitar 8 kasus DBD yang rumah sakit tangani, pasiennya itu umurnya berkisar antara 4-19 tahun, dari 8 orang itu ada 1 orang yang meninggal dunia," ungkap Direktur RSUD Kefamenanu dr. Agustina Tanusaputra, Kamis (24/01/2019).

Penemuan Mayat Mahasiswa Timor Leste, Pemilik Kost Ungkap Pertemuan Terakhir Bersama Korban

Agustina menjelaskan, dari 8 kasus yang ditangani tersebut, dua kasus berasal dari Kota Kefamenanu. Sedangkan 6 kasue lainnya berasal dari luar kota Kefamenanu.

"Berkaitan dengan penyebaran, dua kasus itu berasal dari Kota Kefa, dan sisanya berasal dari luar kota Kefa," ujarnya.

Ayah Mahasiswa yang Tewas di Kupang Tak Mau Jenasah Anaknya Diautopsi, Apa Alasannya?

Dijelaskannya, upaya yang akan dilakukan dalam rangka untuk memberantas nyamuk penyebar virus DBD dengan menggunakan cara fogging.

Namun, kegiatan fogging merupakan kewenangan dari Dinas Kesehatan setempat, sehingga saat ini, pihaknya hanya melakukan fogging di sekitar rumah sakit.

Kepada masyarakat, ungkap Agustina, pihaknya menyarankan agar memberantas jentik nyamuk dengan cara tiga yakni menguras, menutup, dan mengubur.

"Jadi harus menguras, menutup dan mengubur kaleng-kaleng bekas atau tempat yang bisa menampung genangan air," jelasnya.

Lebih jauh, Agustina menambahkan, untuk penetapan status KLB, jelas bukan merupakan kewenangan dari pihak rumah sakit, namun kewenangan dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten TTU.

"Untuk penetapan status KLB itu kewenangan dari dinas kesehatan bukan kita, jumlah pasien tadi itu juga baru yang ditandatangani oleh rumah sakit, kalau di puskesmas itu datanya di dinas kesehatan," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved