Yukie PAS Band Ternyata Sudah Dua Kali Kecelakaan, Kisah Hijrahnya Menyayat Hati

Kecelakaan menimpa vokalis PAS Band, Yuki Arifin Martawidjaja atau akrab disapa Yuki PAS Band sepulang dari pengajian.

Editor: Hasyim Ashari
Youtube/NET JABAR
Yukie PAS Band Ternyata Sudah Dua Kali Kecelakaan, Kisah Hijrahnya Menyayat Hati 

Pada tahun 2011, bisnisnya itu hancur karena bangkrut total, namun Yuki enggan menyebutkan kenapa bisnisnya bisa sampai bangkrut, dia menganggap kebangkrutan itu merupakan kuasa Allah.

"Intinya kuasa Allah saya bangkrut, bukan kuasa manusia. Kalau Yuki dulunya orang sholeh gak mungkin Allah mengizinkan bangkrut. Karena saya tidak sholeh ya diizinkan Allah (bangkrut)," katanya.

3. Harus Melunasi Utang yang Besar

Setelah bisnis bangkrut, Yuki terpaksa harus menjual semua aset yang dimilikinya dari hasil ngeband, untuk melunasi utang bisnisnya, tetapi tetap belum bisa melunasi utang-utangnya.

"Semua yang saya punya waktu itu dijual, tapi tidak cukup. Beberapa kartu credit saya dikosongin terus beberapa motor dan mobil pribadi dijual, masih tidak cukup juga," ujarnya.

Terlebih yang paling menyedihkan, ia harus menjual kos-kosan, padahal memiliki bisnis kos-kosan itu merupakan cita-citanya sejak dulu, tetapi utangnya tak kunjung lunas.

5. Tidak Menafkahi Istri Selama 1,5 Tahun

Beruntung Yuki memiliki istri yang sholeha dan pengertian, istrinya rela tidak dinafkahi demi utang-utang suaminya itu bisa terbayar.

"Istri saya menyuruh mencari uang, lalu setelah dapat harus bayar utang, dapat bayar utang. Itu selama satu tahun setengah saya tidak ngasih uang belanja pada istri," katanya.

Demi melunasi utangnya, kata Yuki, ia tidak seperti sebelumnya yang kerap pilih-pilih job manggung, job yang kecil pun saat itu ia ambil, hingga akhirnya sedikit demi sedikit hutangnya
terbayar lunas.

6. Alami Kecelakaan

Peristiwa yang terjadi pada Mei 2015 bisa dibilang awal dari proses hijrahnya seorang Yuki Pas Band, saat itu dia mengalami kecelakaan di daerah Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Pada saat itu, Yuki mengaku mengendarai motor secara ugal-ugalan dengan kecepatan sekitar 95 km/jam, akibatnya ia mengalami tabrakan parah di daerah tersebut.

"Yang kena kaki, tempurungnya pecah dua, tulang betisnya ke belakang dan tulang keringnya ke samping," ujar Yuki saat ditemui Tribun Jabar usai mengisi kajian Islam di Cibabat Park, Kota Cimahi, Minggu (20/5/2018).

Selama tiga bulan, Yuki harus terkapar di salah satu pengobatan alternatif di kawasan Singaparna, Kota Tasikmalaya untuk mejalani pengobatan kaki kanannya itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved