Berita Kabupaten Kupang Terkini

Puskesmas Tarus Tangani 6 Pasien DBD ! Puskesmas Oesao 3 Pasien DBD

Dampak dari musim hujan saat ini cukup serius pada penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kupang. Khusus di Puskesmas Tarus,

Puskesmas Tarus Tangani 6 Pasien DBD ! Puskesmas Oesao 3 Pasien DBD
Pos Kupang.com/Edy Hayong
Imelda Sudarmadji 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI---Dampak dari musim hujan saat ini cukup serius pada penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kupang. Khusus di Puskesmas Tarus, Kecamatan Kupang Tengah,

jumlah penderita DBD 6 orang yakni laki-laki  4 orang dan perempuan 2 orang berusia dari 5 tahun - 22 tahun berasal dari Desa Penfui Timur. Sementara di Puskesmas Oesao total penderita DBD sebanyak 3 orang dan di RSUD Naibonat nihil pasien DBD.

Demikian disampaikan Kepala Puskesmas Tarus, drg. Imelda Sudarmadji, Kepala Puskesmas Oesao, dr. Yati dan Direktur RSUD Naibonat, dr. Erol Permata yang dihubungi terpisah, Kamis (17/1/2019).

Dokter Imelda menjelaskan, hujan dalam beberapa pekan ini memang berdampak serius pada penyebaran DBD. Walaupun setiap saat di posyandu tim  selalu melakukan penyuluhan mengenai DBD terlebih dahulu namun pola hidup sehat belum diperhatikan secara baik.

Dari data yang terekap, katanya, jumlah penderita DBD 6 orang yakni laki-laki  4 orang dan perempuan 2 orang berusia dari 5 tahun - 22 tahun berasal dari Desa Penfui Timur.

Ini Ajakan Gubernur NTT Viktor Laiskodat untuk Keluarga Abusur Kiser

"Tidak ada yang rawat inap. Semua pasien setelah diberikan pertolongan langsung  pulang. Kita juga buat surat untuk disebarkan ke  gereja untuk di baca di mimbar.. sekarang kita terus waspada dan berjaga-jaga supaya jangan bertambah kasus DBD," katanya.

Sementara dokter Yeti mengatakan, untuk di Puskesmas Oesao dari data yang ada sebanyak 3 pasien DBD. Dari hasil pemeriksaan direkomendasikan untuk rujuk dan kini sudah dibawa ke RS Leona Kupang untuk dirawat lebih lanjut.

Sedangkan Direktur RSU Naibonat, dr. Erol Permata mengatakan, sejauh ini belum ada pasien DBD yang dirawat di rumah sakit ini. Biasanya pasien DBD langsung ditangani di puskesmas dan jika ada rujukan barulah diketahui pasien yang datang berapa banyak.

"Untuk di Naibonat belum ada laporan ke saya soal pasien DBD. Biasanya di puskesmas sudah tangani,' katanya. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved