Opini Pos Kupang
Matematika Hidup Harian 5 x 2 = 10
Ide untuk judul opini ini muncul dari pidato Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat, SH, M.Si., Gubernur NTT, pada acara malam
Tanpa malu-malu, gambar dalam bentuk kwadran ini disebut, Kwadran Bele, diuji secara ilmiah pada tanggal 5 Septermber 2011 di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dalam promosi Doktor Studi Pembangunan dan diterbitkan dalam buku `Nurani Orang Buna, Spiritual Capital dalam Pembangunan'. (Bele Antonius, 2011, Program Pascasarjana Studi Pembangunan Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga dan Penerbit Gita Kasih, Kupang).
Enam tahun kemudian, pada tanggal 17 September 2017, sesudah melalui prosedur pengusulan dan penyeleksian, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia menerbitkan Keputusan Pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yang berlaku seumur hidup pencipta dan tujuh puluh tahun sesudah pencipta meninggal dunia. Maaf, ini sebatas informasi ilmiah tanpa rasa `keangkuhan' ilmiah.
Judul artikel `5 x 2 = 10' tidak berpretensi mengkultuskan pencetusnya, Bung Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bung Jos Nae Soi, Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur periode 2018-2023. Gagasan ilmiah populer ini sarat dengan motivasi pembangunan bagi setiap manusia di NTT yang adalah pembangun diri, sesama dan alam sekitar.
Tidur lima jam berarti bangun sembilan belas jam. Dari sembilan belas jam itu baca dua jam berarti tersisih tujuh belas jam. Lari sepuluh kilometer butuh waktu sekitar dua jam jadi ada waktu untuk kegiatan produktif lima belas jam. Ini idealnya dan tidak mungkin seorang manusia diatur atau mengatur diri dengan jam-jam pembahagian waktu yang ketat seperti itu.
Ini pola hidup. Karakter orang kerja keras polanya seperti itu, `5 x 2 = 10'. Mudah diingat, mudah diucap, mudah dibuat. Memang sulit untuk dilaksanakan secara harafiah. Tetapi sebagai motivasi manusia pembangun, pola ini tidak bisa ditawar-tawar. Atau-atau. Kalau mau maju, harus pakai pola ini.
Asal tahu batas, jangan lewat batas. Kadang-kadang boleh tidur hanya empat atau tiga jam sehari. Sejauh perlu. Kadang-kadang bisa baca berjam-jam, lebih dari dua jam. Kalau sedang ujian. Kadang-kadang boleh lari lebih dari sepuluh kilometer, kalau lagi berlomba lari maraton.
Provinsi ini sudah berusia 60 tahun. Semua Gubernur dan Wakil Gubernur terdahulu telah merintis pembangunan dengan gaya dan penekanan masing-masing dan membuahkan hasil yang sedang kita kecapi sekarang. Kita lanjutkan dengan nahkodanya duet Bung Viktor dan Bung Jos. Sebagai catatan, Gubernur itu dari kata Yunani, `kubernao' artinya `kemudi' dan diindonesiakan, Gubernur, pemegang kemudi. Pegang kemudi baik-baik. *