Berita NTT Terkini

Kasus Selingkuh Dosen Mahasiswa! Jika ada Putusan Inkrah akan Diikuti Sanksi

Sedangkan, sanksi misalnya pemecatan, akan dilakukan sekiranya ada putusan inkrah dari pengadilan

Kasus Selingkuh Dosen Mahasiswa! Jika ada Putusan Inkrah akan Diikuti Sanksi
POS-KUPANG.COM / AMBUGA LAMAWURAN
Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Ir. Thomas Lapenangga, MS, di ruang kerjanya, Senin (14/1/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Ir. Thomas Lapenangga, MS, mengatakan belum ada sanksi yang jelas terhadap dosen dan mahasiswa Politeknik Pertanian Kupang yang diketahui berselingkuh.

"Saya bersama kawan-kawan yang lain baru saja melakukan rapat terkait masalah ini. Saya memang pimpinan tapi tidak bisa ambil keputusan sendiri. Dan belum ada keputusan pasti mengenai kasus ini," katanya kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (14/1/2019).

Dia mengatakan, pihaknya belum bisa menjatuhkan sanksi lantaran belum menemukan aturan yang mengikat langsung.

"Mengenai sanksi, kita masih pertimbangkan bahwa kedua pihak sudah berdamai. Kami cari aturan mengikat langsung tapi tidak ada," jelasnya.

Memang, akunya, pihaknya memiliki aturan yang diturunkan langsung dari Kemenristekdikti dan beberapa aturan lain.

"Di situ kami diberikan rambu-rambu terutama Tipikor dan masalah ini, bahwa kalau ada keputusan yang inkrah baru kami ambil tindakan langsung. Seperti itu," jelasnya.

Apalagi, katanya, kedua belah pihak sekarang sudah berdamai. Sedangkan, sanksi misalnya pemecatan, akan dilakukan sekiranya ada putusan inkrah dari pengadilan.

Thomas memastikan, dirinya bersama dosen-dosen lain akan menggelar pertemuan lanjutan agar satu putusan bisa diambil dalam kasus ini.

Ini Tanggapan Direktur Politani-Kupang ! Tuntutan Mahasiswa Ingin Oknum Dosen Dipecat

"Saya sudah panggil teman-teman dan apapun yang terjadi, kita akan sikapi ini.
Karena ini kan lembaga pendidikan. Baru orang bilang kita ini pak guru. Paling tidak dengan adanya kejadian ini akan diberi sanksi," jelasnya.

Karena itu untuk saat ini, dirinya belum bisa memberikan jawaban pasti sanksi seperti apa yang akan diberikan kepada dosen dan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Kupang tersebut.

"Nanti kami akan informasikan sekiranya kami sudah mengambil satu putusan," ungkapnya. (*)

 

Penulis: Lamawuran
Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved