Parodi Situasi

Filsafat Babi 2019

Jaki marah sekali ketika Rara mengirim WA agar dirinya belajar pada babi. Memangnya saya ini babi? Enak saja lempar usul yang

Editor: Dion DB Putra
diedit.com
Shio babi tanah 2019 

Oleh Maria Matildis Banda

POS-KUPANG.COM - "Tahun 2019 adalah tahun yang diliputi ketidakpastian. Tahun keragu-raguan. Tahun yang sulit untuk menentukan kebijakan strategis. Tahun yang tidak mudah untuk investasi!"

"Kenapa? Karena tahun ini tanah air kita Indonesia masuk tahun politik yang pelit, pelik, dan sarat gesekan dan intrik kepentingan!"

"Karena itu kita bisa belajar dari karakter babi!"

***
Jaki marah sekali ketika Rara mengirim WA agar dirinya belajar pada babi. "Memangnya saya ini babi? Enak saja lempar usul yang sungguh-sungguh menjatuhkan saya punya gengsi! Apa yang bisa dipelajari dari babi?"

6 Zodiak Ini Dikenal Tulus Berteman dan Bukan Tipe Fake Friends

Brigpol Dewi Dipecat, ini Fakta-fakta Polwan Selingkuh Hingga Kirim Foto Porno Kepada Napi

"Saya ini caleg. Bagaimana mungkin kamu suruh saya belajar pada babi? Kamu saja yang jadi babi. Bukan saya!" Jaki marah bukan main.

"Babi itu malas. Kerjanya hanya makan dan tidur. Kalau lapar teriak-teriak, kalau kenyang teler melenggang di sudut-sudut. Kalau dikandang menggaruk-garuk, kalau dilepas menyungkur apa saja yang bisa disungkur! Kita bisa belajar apa pada babi?"

"Kamu cocok belajar pada babi!" kata-kata Rara disambut layangan tinju dari Jaki. Rara tersungkur sambil memegang bibirnya yang pecah dan berdarah. "Dasar babi lu!" Rara berusaha bangun dan siap menerjang Jaki. Untung ada Benza dan Nona Mia yang melerai.

"Saya ini caleg. Tega-teganya dia menyuruh saya belajar pada babi! Katanya karena tahun ini adalah tahun babi. Jadi kita mesti belajar pada babi!"

"Jangan emosi dulu! Jangan salah mengerti!" kata Nona Mia. "Bukankah kamu ini caleg? Tidak apa-apa belajar pada babi! Maksudnya pada karakter babi tanah sebagaimana tahun babi tanah menurut kalender Cina!"

"Apa katamu? Belajar pada babi?"

***
Selanjutnya Benza menenangkan Jaki si caleg. "Kamu mesti sabar, yakin, dan pasti dalam menyikapi pilihan hidupmu. Ini tahun babi tanah. Belajar baik-baik untuk menghadapi tahun politik 2019 yang diliputi keraguan dan perebutan kursi dari tingkat daerah sampai tingkat pusat, bersamaan dengan perebutan kursi nomor satu RI. Ini tahun bagimu untuk sabar dan jujur. Benar, kamu harus belajar pada babi. Filsafat babi tanah!" kata Benza dengan tenang.

"Aku bukan babi!" teriak Jaki.

"Kita hanya coba mengerti tradisi Cina tentang tahun babi tanah. Menurut kalender Cina tahun 2019 adalah tahun babi tanah! Kita coba mengerti seperlunya dan mencoba mengambil sari-sarinya yang berfungsi dan memiliki makna bagi pilihan politikmu sebagai caleg! Jangan jadi caleg yang hanya cari kursi, duduk, diam, dan duit. Tetapi jadilah caleg yang benar-benar dapat bicara menyuarakan keadilan dan kebenaran demi rakyat banyak!"

"Tetapi kenapa harus babi?" Jaki gemetar menahan marah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved