Kamis, 9 April 2026

Berita Kabupaten Manggarai

BPBD Manggarai Minta Satker Jalan Nasional Perhatikan Jalan Ruteng-Reo. Ini Alasannya !

ruas jalan tersebut tepatnya di Desa Bajak, Kecamantan Reok, Kabupaten Manggarai sudah mulai terkikis air Kali Wae Pesi.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
ISTIMEWA
Kalak BPBD Manggarai, Libert Habut 

POS-KUPANG.COM|RUTENG--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai meminta Balai Jalan Nasional yang menangani ruas jalan Ruteng-Reo guna memperhatikan kondisi jalan di ruas tersebut.

Pasalnya, ruas jalan tersebut tepatnya di Desa Bajak, Kecamantan Reok, Kabupaten Manggarai sudah mulai terkikis air Kali Wae Pesi.

Permintaan ini disampaikan usai BPBD Manggarai melakukan pantauan di ruas jalan tersebut.

“Kami minta agar ruas jalan tersebut diperhatikan secara khusus karena sudah mulai terkikis air Kali Wae Pesi yang meluap. Jalan tersebut bisa putus kalau tidak ada penanganan. Permintaan yang sama juga kami sampai kepada Balai Sungai di Kupang agar ada perhatian berupa membangun tembok penahan,” ujar Kalak BPBD Manggarai, Libert Habut saat ditemui POS-KUPANG.COM di Ruteng terkait antisipasi bencana di Manggarai, Jumat (4/1/2019) pagi.

Longsor di Km 17 Ende-Maumere, Penumpang dan Barang Diestafet

Buka Karung Baru RB, Butik Tedang ‘Diserbu’ Pembeli di Sikka

Prakiraan Cuaca BMKG 5 Januari 2019, Seluruh Indonesia Didominasi Angin Barat

Kadis Kesehatan Mabar Dimutasi Jadi Staf Ahli

Ia menjelaskan, ruas jalan Ruteng-Reo memang sudah menjadi fokus perhatian dari BPBD Manggarai karena setiap tahun pasti ada longsor karena kondisi tanah labil.

“Ruas jalan Ruteng-Reo selalu jadi perhatian kami. Ruas jalan ini akses penyuplai BBB ke Ruteng, Borong dan Labuan Bajo. Apalagi di Reo ada pelabuhan yang membawa sembako ke Ruteng dan Borong,” kata Libert.

Selain ruas jalan Ruteng-Reo, Libert mengungkapkan, pihaknya meminta warga di daerah pesisir pantai agar waspada terhadap gelombang pasang.

“Kami minta warga di daerah pesisir pantai waspada. Kalau ada bencana air laut naik segera koordinasi dengan pemerintah biar ada penanganan,” papar Libert.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninus)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved