Breaking News
Jumat, 10 April 2026

Berita Megapolitan Terkini

Beredar Video Lumpur Panas Mengalir di Perumahan Tangerang, Ini Penjelasan Polisi

Beredar Video Lumpur Panas Mengalir di Perumahan Tangerang, Ini Penjelasan Polisi

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/DOK. POLSEK CIPONDOH
Tersebar video di media sosial yang memperlihatkan cairan diduga lumpur panas keluar dari tanah di salah satu kompleks perumahan di Cipondoh, Tangerang. Pihak kepolisian membantah bahwa cairan yang keluar merupakan lumpur panas. Cairan tersebut hanya lumpur biasa yang ikut keluar setelah petugas PLN melakukan pengeboran dan memasukan pipa ke dalam tanah, Sabtu (29/12/2018). 

Beredar Video Lumpur Panas Mengalir di Perumahan Tangerang, Ini Penjelasan Polisi

POS-KUPANG.COM | TANGERANG - Sebuah video beredar di media sosial Instagram yang memperlihatkan cairan kental berwarna gelap keluar dari sebuah lubang tanah. Cairan tersebut meluber beberapa meter dari sumber keluarnya cairan.

Keterangan di beberapa akun Instagram yang menyebarkan video tersebut menyebutkan, cairan itu merupakan lumpur panas yang keluar setelah petugas dari PLN melakukan pengeboran di salah satu kawasan perumahan yang berada di Cipondoh, Karang Tengah, Tangerang.

Terkait kabar tersebut, Kapolsek Cipondoh Kompol Sutrisno membantah bahwa cairan yang keluar merupakan lumpur panas. Sutrisno mengatakan, cairan tersebut hanya lumpur biasa yang ikut keluar setelah petugas PLN memasukan pipa ke dalam tanah.

Astaga! Ternyata Kios Milik Sahar Disiram Bensin Lalu Dibakar

"Itu bukan lumpur panas. Saya cek langsung ke TKP, itu faktanya," ujar Sutrisno saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (29/12/2018).

Sutrisno menuturkan, awalnya petugas PLN melakukan pengeboran untuk pemasangan kabel bawah tanah di Perumahan Metland, Cipondoh, Jumat (28/12/2018) malam.

BREAKING NEWS: Pasangan Bukan Suami-Istri Kepergok Berduaan di Hotel Benggoan

Petugas mengebor dan membut lubang di beberapa titik dengan jarak sekitar 200-500 meter per titik. Saat pipa dimasukan ke salah satu lubang dan dikeluarkan dari lubang lainnya, lumpur yang berada di bawah tanah ikut keluar.

Setelah 20 menit, lumpur berhenti mengalir. Petugas kemudian melakukan pembersihan dan pengerjaan kabel kembali dilanjutkan.

Sutrisno mengatakan, hingga saat ini tidak ada lumpur yang mengalir dari lubang yang sebelumnya dibor.

"Kayak bikin sumur bor, cuma karena ini tarikannya panjang (lumput halus keluar)," ujar Sutrisno. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved