Berita Kabupaten Manggarai Barat

Bupati Mabar Minta Kadiskes Fogging dan Cek Obat Jangan Hanya Satu Kali

Serangan DBD di Manggarai Barat (Mabar) semakin meluas, termasuk di Labuan Bajo sebagai kota pariwisata.

Bupati Mabar Minta Kadiskes Fogging dan Cek Obat Jangan Hanya Satu Kali
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Manggarai Barat (Mabar), mengikuti sidang di DPRD setempat, Jumat (28/12/2018 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Serangan DBD di Manggarai Barat (Mabar) semakin meluas, termasuk di Labuan Bajo sebagai kota pariwisata.

Bupati Mabar Agustinus Ch Dula, meminta Dinas Kesehatan setempat agar semprot atau fogging jangan hanya dilakukan satu kali tetapi harus berulang kali.

Dia menyampaikan itu saat sidang di DPRD Mabar, Jumat (28/12/2018) yang salah satunya tentang penetapan APBD tahun anggaran 2019.

Bupati Agustinus menyampaikan hal tersebut setelah mendengar penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan Mabar, dr Imaculata Veronika Djelulut, di hadapan para anggota DPRD.

Camat Takari Turun Tangan Mediasi Kasus PLTMH di Desa Benu

Jadwal Misa/Kebaktian Tahun Baru di Gereja Jemaat GMIT Kota Baru dan Paroki St Maria Assumpta

Cuaca Hari Ini Cerah Berawan di Bandara El Tari Kupang

Imaculata saat itu dipersilahkan oleh bupati untuk menyampaikan upaya penanganan serangan DBD di kota pariwisata itu.

Bupati meminta Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan itu karena anggota dewan Marsel Jeramun, menyoroti persoalan itu.

"Semprot tidak boleh hanya satu kali. Harus ulang-ulang. Apalagi kalau sudah tahu fokus dan lokusnya. Kalau peralatan fogging kurang, tidak sulit karena ada APBD," kata bupati Agustinus.

Tentang kehabisan obat DBD di kota pariwisata tersebut, bupati meminta Dinas Kesehatan serius mengeceknya.
"Terkait obat, saya minta agar serius mengecek. Jangan hanya mendengar dari anggota dewan tetapi harus cek di rumah sakit dan yang paling penting kita sering berkomunikasi," kata Agustinus.

Angin Puting Beliung Landa Rote Ndao- 17 Rumah di Lobalain Rusak

Keluarga Kaget Anaknya Jadi Tersangka Kasus Pencurian Sepeda Motor

Anggota dewan Marsel Jeramun saat itu menyampaikan bahwa dirinya menerima langsung keluhan warga keluarga pasien yang disuruh pihak rumah sakit untuk mencari sendiri obat di luar.

"Mereka mencari obat DBD sampai ke Ruteng tetapi tidak dapat," kata Marsel.

Dia menegaskan bahwa serangan DBD di kota pariwisata itu sangat serius sehingga segera diatasi dengan membentuk tim bersama dari berbagai komponen terkait.( Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved