Berita Kabupaten Nagekeo

Empat Potret Suasana Misa Perutusan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo

Misa perutusan itu dilaksanakan di Lapangan Berdikari Danga pada Kamis (27/12/2018) dan dihadiri oleh ribuan masyarakat Nagekeo

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana saat acara misa perutusan Bupati dan wakil bupati Nagekeo di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Kamis (27/12/2018) 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Uskup Agung Ende, Mgr Vincentius Sensi Poto Kota memimpin misa perutusan Bupati dan wakil bupati Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do, M.Kes dan Marianus Waja, SH.

Saat itu Mgr. Uskup Sensi didampingi oleh sekitar 30 imam konselebran dari sejumlah paroki yang ada dalam wilayah kevikepan Bajawa.

Misa perutusan itu dilaksanakan di Lapangan Berdikari Danga pada Kamis (27/12/2018) dan dihadiri oleh ribuan masyarakat Nagekeo .

Misa perutusan itu berlangsung meriah di dukung oleh koor dari OMK Paroki Wolosambi - Mauponggo dan Solideo serta SMKN I Aesesa.

Uskup Sensi dalam kotbahnya yang sesuai dengan bacaan I : I Sam 16 : 1 - 16, Bacaan II : Yoh. 1: 1 - 4 dan Injil Yohanes 5 : 1 - 11 mengatakan ada satu adagium yang mengatakan bahwa tidak ada sesuatu yang pasti selain perubahan itu sendiri.

Perubahan itu sudah terjadi sebagaimana dialami oleh masyarakat Nagekeo dimana masyarakat Nagekeo telah melahirkan pemimpin baru Johanes Donbosko Do sebagai Bupati Nagekeo dan Marianus Waju sebagai wakil Bupati Nagekeo, sebagaimana yang prosesnya telah dilalui sesuai dengan undang - undang Pilkada yang berlaku.

Uskup Sensi mengatakan bahwa bacaan - bacaan sebagaimana yang telah disampaikan harus menjadi inspirasi bagi bupati - wakil Bupati terpilih.

Hujan Disertai Angin Tumbangkan Tanaman Jagung di Penfui Timur

Ucapan Selamat Natal: Sekuat Apakah Ucapan itu Bermakna ?

Tuhan telah dengan caranya sendiri melalui undang - undang Pilkada telah mempercayakan kepada keduanya ini untuk memimpin daerah ini lima tahun mendatang.

"Proses Pilkada sudah selesai dan mari kita mendukung kepemimpinan yang secara aturan telah mendapatkan legitimasi baik oleh masyarakat maupun oleh aturan yang berlaku," ujarnya.

Uskup Sensi mengatakan Injil Yohanes menekankan Yesus menyatakan tentang dirinya adalah gembala yang baik dan Yohanes mengungkapkan pandangan Yesus tentang apa itu kepemimpinan, gembala yang baik dan bagaimana pandangan Yesus tentang relasi pemimpin dengan yang dipimpin.

Gembala yang baik setiap hari harus berada di depan kandang domba. Pandangan Yesus, mewajibkan pemimpin untuk mengenal domba - dombanya dan memandu domba - dombanya agar tidak tersesat.

"Dalam kondisi ini, kita tidak bisa mengharapkan agar rakyat Nagekeo ini seperti domba dan sangat tidak mungkin. Karena domba kalau satu sudah didepan, yang lain ikut. Memimpin warga Nagekeo, tidak mungkin seperti domba. Pemimpin harus bisa menuntun dan memberikan teladan yang baik kepada masyarakat," ungkapnya.

Suasana saat acara misa perutusan Bupati dan wakil bupati Nagekeo di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Kamis (27/12/2018).
Suasana saat acara misa perutusan Bupati dan wakil bupati Nagekeo di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Kamis (27/12/2018). (POS KUPANG/GORDI DONOFAN)

Tim SAR Selamatkan Dua Wisatawan, Saat Mesin Kapal Yacht Mendadak Mati di Perairan Maumere

Tapaleuk : Hati-hati Sunami

Empat Potret Angkutan Desa Cinta Damai Ditindih Pohon di Hutan Ranamese Ruteng

Uskup Sensi berpesan agar Pemimpin atau gembala yang baik harus bisa mempersatukan warganya agar tidak terceraiberai atau terpecah belah.

"Dalam memimpin daerah ini harus mengutamakan kekompakan dan persatuan untuk menuju kearah yang lebih baik dan maju. Kita harus kompak untuk membangun daerah ini.Dan injil hari ini harus bisa menjadi inspirasi bagi Bupati - wakil Bupati dalam memimpin daerah ini. Lebih penting dari itu, agar kedua pemimpin ini harus setia dan bersekutu dengan Tuhan. Sebab, bersama Tuhan, tidak ada yang mustahil. Sebagai warga Nagekeo dari golongan agama apapun, kita harus bisa memastikan untuk bergerak membangun daerah ini dengan mengandalkan Tuhan yang kita sembah," ungkapnya.

Pantauan POS KUPANG.COM, pada akhir misa penutup, Bupati Johanes Don Bosco Do dan wakil Bupati Marianus Waja maju didepan Altar ditempat yang telah disiapkan panitia, kemudian Uskup dan para imam konselebran menumpangkan tangan sambil berdoa memohon kiranya Allah yang telah mengangkat keduanya untuk menggembalakan umatnya dan membangun daerah itu diberikan rahmat Allah agar perjuangan mereka dalam memajukan Nagekeo senantiasa berjalan baik dan mengalami kemajuan serta dijauhi dari segala malapetaka yang mengancam keselamatan jiwa dan raga.

Suasana saat acara misa perutusan Bupati dan wakil bupati Nagekeo di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Kamis (27/12/2018).
Suasana saat acara misa perutusan Bupati dan wakil bupati Nagekeo di Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Kamis (27/12/2018). (POS KUPANG/GORDI DONOFAN)
Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved