Berita Kabupaten Sumba Timur

Puluhan Tutor Paud di Sumba Timur Ikut Pelatihan Tentang Paud Ramah Anak dan Bermutu

24 Tutor atau guru Paud di Kabupaten Sumba Timur mengikuti Pelatihan tentang Paud rama anak dan bermutu.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
pOS kUPANG.COM/ROBERT ROPO
PELATIHAN--Para Tutor Paud sedang mengikuti pelatihan Paud Ramah Anak dan Bermutuberlangsung di Aula Hotel Cendana di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (17/12/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Sebanyak 24 Tutor atau guru Paud di Kabupaten Sumba Timur mengikuti Pelatihan tentang Paud rama anak dan bermutu.

Kegiatan pelatihan itu berlangsung di Aula Hotel Cendana di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (17/12/2018)

Yang membuka kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur Yusuf Waluwanja, dan sebagai narasumber dalam kegiatan pelatihan itu dari Dinas Pendidikan, dari TK Negeri Pembina Kabupaten Sumba Timur, IGTKI, dan SID.

CSO Project Manager Barnfonden Rika Setiawati kepada POS-KUPANG.COM menjelaskan Kegiatan pelatihan paud rama anak dan bermutu untuk meningkatkan kualitas para Tutor atau para guru Paud untuk lebih terampil menerapkan Paud rama anak yang bermutu di Paud masing-masing dan juga dengan harapan bisa menyampaikan kepada para Tutor lain yang tidak mendapatkan pelatihan tersebut di masing-masing gugus.

Kata Rika, sementara para pelatihnya juga sebelumnya juga telah mengikuti kegiatan pelatihan untuk pelatih di Kupang.

"Jadi tujuan dilakukan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas bagi para Guru yang tergabung dalam IGTKI, dinas Pendidikan,"Jelas Rika.

Jangan Pilih Dewan Pemabuk dan Penjudi ! Pilih Anggota Dewan Berintegritas

Rika juga mengatakan, sejauh ini katanya menurut kajian desain survei Barnfonden mereka melihat kompetinsi secara kualitas para Tutor terkait dasar-dasarnya sudah bagus, namun untuk meningkatkan ke arah lebih baik itu belum dimana tentang bagaimana kualitas pengajaran mereka di Paud.

Kata Rika sehingga dengan harapan melalui pelatihan itu selain meningkatkan kualitas mutu pengajar, juga kasus kekerasan Sumba Timur bisa berkurang, dan juga kondisi kesehatan anak-anak juga lebih baik lagi. Selain itu,Pemdes dan Pemda Sumba Timur bisa turut mendukung, begitu juga dengan para lembaga lokal bisa bersama mendukung Paud itu.

Ia juga menjelaskan kegiatan pelatihan tersebut merupakan proyek penguatan masyarakat Madani dan Akuntabilita Sosial untuk PAUD inkusif dan berkualitas. Proyek tersebut didani oleh Uni Eropa dan dikelola oleh Barnfonden (Mitra Aliansi Childfund). Khusus di Sumba Timur dan Sumba Barat Daya, proyek tersebut dilaksanakan oleh mitra Barnfonden yakni Sumba Integrated Development (SID).

ECD Officer Lembaga SID Mitra Barnfonden Rita Loru Koba dalam kesempatan itu juga menjelaskan, kegiatan pelatihan itu sebagai tindak lanjut pelatihan bagi para pelatih di Kupang, dan kini Pelatih memberikan pelatihan kepada Para Tutor Paud dengan tujuan bisa berbagi dan bisa bersering pengalaman tersebut kepada Paud lain.

4000 Anakan Pohon Ditanam di Sepanjang Jalan Nasional di Petuk menuju Bolok

"Kita berharap mereka bisa kembangkan di gugus masing-masing. Jadi kita berharap Paud yang bermutu ini bukan hanya terjadi di Paud dampingan SID dan Barnfonden tetapi juga kepada semua Paud di Sumba Timur juga bisa bermutu,"Jelas Rita.

Lanjut Rita, selama ini ada 32 Paud yang didampingi oleh lembaga SID yakni 24 Paud di Sumba Timur, dan 8 Paud di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dengan jumlah Tutur dari 2 Kabupaten tersebut sebanyak 40 orang.

Lembaga SID ini bekerja sama dengan Barnfonden yang didukung oleh Uni Eropa dimana project tersebut akan bekerja sama selama 3 tahun, dari Juni 2018 sampai Maret 2021.

Project tersebut, jelas Rita lebih mengembangkan bagaimana Paud yang rama anak dimana berbicara soal pendidikan, Perlindungan, Pengasuhan anak, dan pengurangan resiko bencana.

Kata Rita, untuk di Sumba Timur Project SID itu bekerja di 12 Desa termasuk 2 Desa Persiapan, dan di Kabupaten SBD project tersebut hadir di 28 Desa.

Kepala bidang (Kabid) Paud dan Dikmas Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Timur Ariani Dj Galla, S.Sos  kepada POS-KUPANG mengatakan, Pemda Sumba Timur sangat berterima kasih kepada Barnfonden dan SID yang telah mau bekerja sama dengan Pemkab Sumba Timur dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk mendampingi sejumlah sekolah Paud di Sumba Timur.

Karena menurut Ariani, apa yang dilakukan oleh SID dan Barnfonden sangat membantu Pemda Sumba Timur, sebab Pemkab Sumba Timur memiliki banyak keterbatasan baik pembiayaan maupun kegiatan pelatihan seperti itu.

Masih menurut Ariani kegiatan kerja sama itu sangat baik dalam rangka mejuwudkan generasi emas di tahun 2045 nanti.

Kata Ariani Galla, dukungan Pemda terhadap kerja sama ini pihaknya juga sudah mengalokasikan anggaran seperti di Kompenen Perlindungan anak pihaknya sudah menyiapkan sarana prasarananya baik itu permainan di dalam maupun di luar, begitu juga dengan pembuatan pagar di sekitar lembaga pendidikan tersebut.

"Memang semua Paud belum semua terlayani tetapi secara bertahap kita akan perhatikan. Paud yang didampingi oleh SID dan Barnfonden sebanyak 26"imbuh Ariani.

Ariani berharap meskipun SID dan Barnfonden hanya mendampingi 26 lembaga Paud saja, namun kedepan pihaknya akan berusaha secara bertahap untuk semua lembaga TK dan Paud di Sumba Timur diakomodir semua dengan melanjutkan dari apa yang sudah diberikan oleh SID dan Barnfonden dimana 26 Paud itu juga menjadi project pilot.

Ariani juga menjelaskan total TK di Sumba Timur sebanyak 48 TK, dan Paud sebanyak ada 219 Paud.(*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved