Berita Nasional
Ini Sosok Istri Soekarno Yang Pangkuannya Jadi Tempat Terakhir Sang Proklamator Bernafas
Ini Sosok Istri Soekarno Yang Pangkuannya Jadi Tempat Terakhir Sang Proklamator Bernafas.
Ini Sosok Istri Soekarno Yang Pangkuannya Jadi Tempat Terakhir Sang Proklamator Bernafas.
POS-KUPANG.COM - Ini Sosok Istri Soekarno Yang Pangkuannya Jadi Tempat Terakhir Sang Proklamator Bernafas.
Wanita yang temani Soekarno di detik-detik terakhirnya bukanlah Fatmawatiataupun Ratna Sari Dewi yang disebut Bung Karno sebagai wanita yang sangat ia cintai.
Wanita yang temani Soekarno di detik-detik terakhirnya ini kemudian dikenal sebagai sosok wanita yang selalu setia menemani presiden pertama RI itu.
Artis Idola Presiden Soekarno Ini Hidup Menderita di Akhir Hayat, Sebelumnya Kaya Raya dan Tersohor
Menteri Susi Pudjiastuti Ketemu Romo Markus di Vatikan, Begini Pesan Romo Asal NTT Ini
Selain Gaji PNS Dan Pensiunan Naik 2019, Ini Besaran Tunjangan Tiap Daerah Yang Akan Diperoleh PNS
Pimpinan KCP BNI 46 Waikabubak Setuju RKB Jadi Pusat Promosi Kerajinan Khas Sumba Tengah
Sebagaimana diketahui, semasa hidupnya, Soekarno memiliki sembilan istri.
Sembilan istri Soekarno itu ialah Oetari, Inggit Garnasih, Fatmawati, Hartini, Ratna Sari Dewi, Haryati, Kartini Manoppo, Yurike Sanger, dan Heldy Djafar.
Bung Karno, sapaan akrab Sang Proklamator, tak hanya andal dalam bidang politik, tetapi juga andal memikat hati wanita.
Setiap kisah cintanya memiliki keunikan tersendiri.
Sebut saja kisah cintanya dengan Hartini.
Dikutip dari Bangkapos.com, pernikahan Soekarno dan Hartini diawali di Candi Prambanan, Jawa Tengah.
Saat itu, Bung Karno tengah mengadakan kunjungan kerja.

Kabarnya, pertemuan di candi itu adalah kelanjutan cinta pandangan pertama mereka kala bertemu di rumah dinas Wali Kota Salatiga.
Hartini yang berstatus janda lima anak itu kemudian dinikahi Soekarno pada 1953.
Dari pernikahannya dengan Soekarno, Hartini melahirkan dua orang anak, yakni Taufan Soekarnoputra dan Bayu Soekarnoputra.
Hartini, wanita setia yang sempat mengisi hidup Soekarno.