Berita Kabupaten TTS Terkini

‎Pilkada TTS ! KPU Segera Proses Penetapan Paslon Terpilih

-Ketua Bawaslu NTT, Thomas M Djawa, S.H meminta KPU segera mengeksekusi ‎atau melakukan putusan MK terhadap pilkada TTS. Sedangkan kepada paslon terpi

‎Pilkada TTS !  KPU Segera Proses Penetapan Paslon Terpilih
KIRIMAN staf bawaslu TTS
Foto bawaslu RI, Bawaslu NTT, Bawaslu TTS dan staf sekretariat usai sidang di MK 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Oby Lewanmeru

POS KUPANG.COM, KUPANG--Ketua Bawaslu NTT, Thomas M Djawa, S.H meminta KPU segera mengeksekusi ‎atau melakukan putusan MK terhadap pilkada TTS. Sedangkan kepada paslon terpilih dan pendukung agar tidak beroforia dan menganggu kenyamanan, karena saat ini ada dalam tahapan kampanye pemilu 2019.
Thomas menyampaikan hal ini usai mengikuti sidang putusan di MK RI, Rabu (5/12/2018).

Menurut Thomas, putusan MK itu dalam amarnya, menolak semua permohonan dari pemohon dan memerintahkan kepada termohon agar mengeksekusi putusan MK.
Proses panjang dalam pilkada TTS sudah usai dengan adanya putusan MK.

"Sidang di MK tadi berakhir sekitar pukul 11:45 WIB . Sidang ini dihadiri oleh Bawaslu NTT, Bawaslu TTS, KPU NTT, KPU TTS, KPU RI dan Bawaslu RI," katanya.
‎Dikatakan, karena sudah ada putusan, maka hasil itu sah dan KPU selaku termohon segera menindaklanjuti.

Untuk Pelaku Ekonomi Kreatif ! Bantuan Pemerintah  Bersifat Bottom Up 

"Kita harapkan, paslon yang terpilih bersama parpol pengusung dan tim agar tidak menjaga stabilitas keamanan, atau bereforia berlebihan," katanya.

Dia mengakui, apabila ada pawai maka dikuatirkan diboncengo oleh pihak-pihak tertentu, apalagi saat ini masa kampanye.

"Kalau boleh setelah terima putusan ini, maka kalau ada ungkapan rasa kegembiraan bisa dilakukan di markas atau sekretariat dan jangan sampai dilakukan berlebihan kemudian mengganggu ketertiban umum," ujarnya.

Bawaslu NTT, lanjut Thomas juga berharap agar KPU kedepan, khususnya kedepan, hal-hal yang sudah dialami pada Pilkada TTS tidak terulang lagi. "Saat ini sedang proses seleksi anggota KPU kabupaten dan kota, kita harapkan rekrutmen benar-benar menghasilkan anggota komisioner KPU yang berintegritas, independen, kapasitas dan berkualitas," ujarnya.

Dikatakan, melihat pengalaman pilkada TTS, maka cukup melelahkan karena konsentrasi sempat mengganggu tahapan-tahapan yang tengah berlangsung.
"Saya kira ini jadi pengalaman dan pembelajaran bagi penyelenggara supaya tidak terulang lagi di pemilu-pemilu mendatang,"ujarnya. (*l).

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved