Parodi Situasi

Parodi: Pesta Lagi

Demikianlah yang terjadi beberapa hari ini. Jaki dan Rara diwisuda serta sejumlah teman-temannya wisuda, bahkan lebih dari

Editor: Dion DB Putra
Tribun Wow
ilustrasi 

Oleh Maria Matildis Banda

POS-KUPANG.COM -- "Kita pesta sampai pagi!" "Kemarin pesta!"

"Hari ini pesta lagi!"

"Pokoknya pesta terus! Kita makan-makan, minum-minum, menari-menari, menyanyi dan senang-senang sampai pagi terang. Soalnya kapan lagi?"

***
Demikianlah yang terjadi beberapa hari ini. Jaki dan Rara diwisuda serta sejumlah teman-temannya wisuda, bahkan lebih dari sekian ratus orang teman yang juga buat pesta wisuda!"

Cancer dan 3 Zodiak Ini Paling Sulit Dimengerti Orang Lain, Pasangan Kamu Termasuk?

Jadi Drama Korea Pertama yang Tayang di Youtube, Ini 4 Fakta Drakor Top Management

Rayakan Ulang Tahun, Jin BTS Menulis Surat untuk ARMY dan Beri Santunan untuk Hewan Telantar

"Undang berapa orang?" tanya Jaki ketika melihat di depan rumah Rara ada tenda besar dengan dua ratus kursi. Pada bagian depan ada panggung yang dibuat lebih tinggi dan mencolok berhiaskan aneka bunga kertas melingkari sebuah baliho bertuliskan ucapan selamat atas kesuksesan Rara meraih gelar sarjana.

"Keluarga saja!" jawab Rara.
"Oh!" Jaki memperhatikan kiri kanan.

"Keluarga besar. Keluarga bapa, keluarga mama, kakak adik, sahabat kenalan, tetangga, om tanta, dan kalau dihitung rinci mungkin lebih dari dua ratus orang. Belum ditambah dengan kakak tingkat, adik tingkat, beberapa grup WA!"

"Banyak sekali!" kata Jaki lagi.
"Persiapan cukup," kata Rara sambil menjelaskan dengan meyakinkan persiapan konsumsi yang sudah diatur sedemikian rupa. "Biasalah kalau aku buat pesta yang namanya minum itu pasti. Jadi, persiapannya seratus persen beres!"

***

"Kamu sendiri bagaimana?" tanya Rara.

"Sama! Akan tetapi acara minggu depan saja. Soalnya kalau sekarang kurang pas karena semua orang buat pesta. Pestaku jadi kurang ramai. Rencananya mau sewa gedung sewa band sewa semuanya supaya tidak repot urusannya. Bayar kontan dan kita tinggal datang dan pesta!" Jaki pastikan bahwa dirinya tidak mau kalah dengan Rara, meskipun orang tuanya mesti pinjam uang lagi di koperasi. "Kapan lagi pesta? Bersyukur sampai puas betul-betul," kata Jaki lagi.

"Betul juga ya," sambung Rara.

"Ya, kapan lagi kita bisa senang-senang sampai pagi? Sekedar mabuk juga tidak apa-apa sebagai ungkapan bahwa kita sungguh-sungguh bersyukur," keduanya tertawa gembira.

"Nona Mia dan Benza pasti buat pesta lebih besar dan lebih mahal..."
"Maklum sajalah! Orang tua Nona Mia kaya! Orang tua Benza kaya! Jadi wajar saja jika keduanya masing-masing buat pesta besar. Yang pasti ya minum-minum juga sampai pagi!"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved