Berita Kabupaten TTS

Jaksa Kajari TTS Geledah Kantor Desa Ho'i

jaksa menyita beberapa dokumen yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pembangunan Posyandu dan Paud yang dibangun dengan anggaran dana desa tahun

POS KUPANG.COM/DION KOTA
Kepala Kejaksaan Negeri TTS, Fachirazil 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Jaksa Kejaksaan Negeri TTS, Kamis ( 29/11/2018) sore melakukan pengeledahan kantor Desa Ho'i, Kecamatan Oinino, rumah bendahara desa dan rumah kepala desa.

Dari tiga tempat tersebut, jaksa menyita beberapa dokumen yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pembangunan Posyandu dan Paud yang dibangun dengan anggaran dana desa tahun 2016 senilai Rp 212.963.000.

Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri TTS, Fachirazil saat ditemui pos kupang, Jumat ( 30/11/2018) di ruang kerjanya. Fachirazil mengatakan, pengeledahan dilakukan usai pihak kejaksaan mengantongi izin Penggeledahan dari pengadilan negeri Tipikor Kupang. ‎

Ini Data Penderita HIV/AIDS di NTT Berdasarkan Profesi

Dari hasil pengeledahan di tiga tempat berbeda tersebut, diamankan sejumlah dokumen dan barang yang diduga memiliki hubungan dengan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Posyandu dan Paud Desa Hoi.

" Ini merupakan bagian dari pendalaman terhadap penyidikan kasus dugaan korupsi di Desa Ho'i yang sementara kita tangani. Dari hasil keterangan tersangka Vinsensius Sonbay selaku kontraktor pelaksana maka kita kembangan dengan melakukan pengeledahan di tempat berbeda kemarin. Saat ini, kita masih mempelajari dokumen yang kita sita kemarin," ungkap Fachirazil.

Ketika ditanyakan apakah akan dilakukan penambahan tersangka dalam kasus tersebut, Fachirazil mengatakan, pihaknya masih harus mendalami lagi kasus tersebut. Namun dirinya memastikan, jika tersangka dalam kasus tersebut akan lebih dari satu orang.

" Pastinya tersangkanya tidak hanya satu orangnya. Oleh sebab itu, saat ini kita sedang mencari alat bukti tambahan untuk menambah tersangka dalam kasus tersebut," tegasnya.

Ketika disinggung terkait kasus dugaan korupsi pembangunan embung Mnela Lete, Fachirazil mengaku, saat ini pihaknya sementara mempersiapkan bahan ekspos kasus tersebut.

Saat ini, pihak kejaksaan sudah mengantongi hasil pemeriksaan fisik dari tim ahli Politeknik Kupang, sedangkan hasil kerugian negera masih menunggu perhitungan BPKP Perwakilan NTT.

" Kita masih matangkan bahan untuk ekspos internal sehingga dalam ekspos tersebut jelas menunjukan siap, melakukan perbuatan apa, melanggar aturan mana sehingga menyebabkan kerugian negara. Jika ekspos sudah kita lakukan dan hasil kerugian negara sudah kita Kantongi maka akan diikuti dengan penetapan tersangka," jelasnya.

Diberitakan pos kupang sebelumnya, ‎diberitakan pos kupang sebelumnya, Tak ingin tersangka kasus korupsi dana desa Ho'i, Kecamatan Oinino, Vinsensius Sonbay kabur, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) TTS dibantu Penyidik Kejari TTU dan tim intel Kejaksaan Agung mengamankan tersangka di terminal bus Kota Kefamenanu, Rabu ( 7/11/2018) sore. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved