Berita Kabupaten Sikka

Agen  Semen Bosowa  Desak Pemerintah Buka Gudang Semen! Ini Tujuannya

semen yang kurang di pasaran hanya semen Bosowa. Semen merek Gresik, Tonasa dan Holcin tersedia di pasaran meski harga lebih mahal.

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Dua  gudang semen  Bosowa milik  Haji Mawardi  di  Kelurahan Wiliti, 4 Km arah utara Kota Maumere, Kabupaten  Sikka, Pulau  Flores, Propinsi NTT,   yang kosong  pada Selasa (27/11/2018). 

Laporan   Wartawan  Pos-kupang,Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Sering mendapat komplain  dari konsumen tentang kelangkaan  dan mahalnya  harga semen di  Kota Maumere,  agen semen Bosowa,  Haji Mawardi  mendesak  pemerintah daerah  melakukan operasi  pasar membuka semua  gudang  semen di  Kota Maumere, Pulau Flores,  Propinsi NTT.

“Saya hubungi Pak Asisten II, dr. Delly Pasande,  supaya   operasi pasar  saja. Kenapa saya saja  yang dikejar-kejar seolah saya  yang bikin harga semen  mahal dan susah  didapat,” kata   Haji  Marwadi  kepada  wartawan,Selasa (27/11/2018)  di Maumere.

Menuurt  Mawardi,  semen yang kurang di pasaran  hanya semen  Bosowa. Semen  merek  Gresik,  Tonasa dan  Holcin  tersedia  di pasaran meski  harga lebih  mahal.

Baca: Dana Desa di Ende Bukan Dimanfaatkan untuk Kesejateraan Aparat Desa

Ia mengatakan dua unit  gudang semen miliknya di Wailiti  sudah  kosong selama satu bulan. Kapal Salim  Mujur miliknya  rusak  di  Makassar tidak bisa membawa  semen  ke Maumere.  Kapal  tersebut  masih sementara perbaikan di Makassar.

‘Saya   baru pulang  hari Jumat dari   sana, mereka  masih  kerja. Ada  satu jenis alat  masih kurang  sudah pesan di Surabaya. Mudah-mudahan setelah dipasang, kapal sudah normal dan bisa  beroperasi  kembali,” ujar Mawardi.

Ia mengatakan, kapalnya  mampu mengangkut  sampai  70 ribu ton atau  12.500 sak semen  ukuran  40  Kg. Bila  dalam  keadaan normal,setiap  bulan  dua kali pengiriman dari  Kabupaten Baru, pelabuhan PT Semen  Bosowa ke  Maumere.

“Saya   sudah  lapor Pak Bupati  (Sikka)  bulan yang lalu. Saya tidak mau dipersalahkan soal  kelangkaan semen,”   ujar  Mawardi. *)

 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved