Selasa, 14 April 2026

Berita Kabupaten TTS Terkini

Ini Penegasan Pertama dan Terakhir Dinas P dan K TTS Kepada Kepsek SD Negeri Niki Niki IV

Kadis P dan K TTS, Edison Sipa mengatakan, sudah melakukan klarifikasi kepada Kepala Sekolah SD Negeri Niki Niki IV, Maria Benu

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kadis P dan K Kabupaten TTS, Edison Sipa 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( P dan K) Kabupaten TTS, Edison Sipa mengatakan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi kepada Kepala Sekolah SD Negeri Niki Niki IV, Maria Benu, terkait laporan dugaan penggelapan dana PIP tahun 2016.

Dari hasil klarifikasi, diketahui Maria sudah mengembalikan uang PIP tersebut kepada para orangtua murid. Hal ini dibuktikan Maria dengan menunjukkan kuitansi penyerahan uang PIP kepada 40 orang tua murid.

Karena sudah mengembalikan uang yang menjadi hak 40 murid SD Negeri Niki Niki IV, Maria tidak dikenakan sanksi apa pun. Dinas P dan K hanya memberikan peringatan/penegasan kepada Maria agar perbuatan tersebut menjadi yang pertama dan yang terakhir kalinya.

Baca: KMK Santa Maria Mater Dolorosa Politani Kupang Lantik 200 Anggota Baru

"Kami tidak bisa kasih hukuman karena kami tidak temukan jika Maria Benu selewengkan uang PIP. Hal ini dibuktikan Maria dengan menunjukan daftar pembayaran PIP kepada para siswa. Sehingga kami mengeluarkan surat penegasan kepada Maria Benu agar kejadian ini tidak terulang," ungkap Edi melalui pesan Whatsapp, Minggu (18/11/2018) pagi.

Baca: Problem Penggunaan Dana BOS di Empat Kabupaten di Pulau Sumba Ditemukan

Ketua Komisi IV DPRD TTS, Relygius Usfunan mengaku senang mendengar informasi uang PIP hak 40 siswa-siswi akhirnya dikembalikan.

Dia meminta Dinas P dan K Kabupaten TTS untuk melakukan evaluasi kepada Kepala Sekolah SD Negeri Niki-niki IV, Maria Benu.

Baca: Maria Benu Akhirnya Kembalikan Uang PIP yang Diduga Dicuri Roh Halus

Agar kasus seperti SD Negeri Niki Niki IV dan SMP Negeri 3 Amanuban Selatan tidak terulang, Egi menyarankan kepada Dinas P dan K untuk membuat kerjasama dengan Bank BRI selaku penyalur uang PIP agar bisa langsung menyalurkan uang PIP ke sekolah -sekolah.

"Kita senang kalau apa yang menjadi hak anak-anak akhirnya dikembalikan. Tetapi, kita minta Dinas P dan K harus melakukan evaluasi kepada Maria Benu. Jika dari evaluasi kinerjanya jelek, sebaiknya diganti saja. Kedepan kita berharap dana PIP langsung dibagikan pihak bank ke sekolah - sekolah saja sehingga siswa bisa langsung terima," pintanya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved