Minggu, 12 April 2026

Berita Kabupaten Sikka

Sulitnya Temukan Keluarga Kandung OGDJ di Kota Maumere

Keluarga sekandung tak lagi mengiraukan keberadaan mereka. Makan minum tak tentu, bahkan makanan sisa yang dibuang dimakan. Emperan toko,

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Peserta dan pembicara Seminar dan Sosialisasi Kesehatan Jiwa pada Masyarakat tentang Depresi, Pencegahan Pemasungan dan Masalah Napza di Aula Santo Camillus Social Center, Rabu (7/11/2018) di Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi NTT. 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com,  Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE---Setiap hari  berkeliling  Kota Maumere  di Pulau  Flores,  Propinsi Nusa Tenggara  Timur   ( NTT) ditemukan  belasan Orang Dengan  Gangguan Jiwa  (ODGJ)    berkeliaran    tak tentu  arah.  

Keluarga sekandung  tak  lagi  mengiraukan keberadaan mereka. Makan   minum tak  tentu, bahkan makanan sisa  yang  dibuang dimakan. Emperan  toko, bangunan  kosong  menjadi tempat  tinggal. Tidur  beralasan lantai atau  semen, tanpa sarung dan selimut. 

Kenyataan ini  diakui   Pendiri Kelompok Kasih Insanis, Pater Avent  Saur, SVD   memberikan  pendampingan kepada  ODGJ.

“OGDJ   yang ada   di jalan-jalan kita dekati  keluarga.  Tapi satu   persoalan, kita  sulit  temukan keluarga kandung,  jarang ada yang mengakuinya. Tapi sepupu  banyak,” ujar Pater  Avent Saur,  SVD, kepada  POS-KUPANG.COM,  Rabu (7/11/2018)  di  Maumere.

Namun   ketika  ODGJ  meninggal dunia, sanak keluarga sepupu akan menjemput dan memakamkannya. Beruntung  hidup  di dunia  ini  fana. Kalau hidup selama-lamanya orang  akan menderita.

Menurut   Pater   Avent, kerangka  regulasi  menangani  ODGJ sudah  ada. Tetapi, pelaksanaan di tingkat  bawah  belum  tampak  dalam realiitas.

Wakil  Bupati  Sikka, Romanus Woga mengatakan,pemerintah sedang melakukan pendataan ODGJ untuk  diketahui  identitas dan keberadaanya  agar  bisa dilakukan intervensi.  

Menurut   Romanus,  yang penting   ODGJ  warga  Kabupaten Sikka, pemerintah beri  perhatian  dan memperlakukannya  sebagai  manusia.

“Pemerintah bersama DPRD   harus  duduk  bersama  bicarakan  alokasikan dana  untk ODGJ,” ujar  Romanus  usai  membuka  Seminar dan Sosialisasi Kesehatan Jiwa pada Masyarakat tentang Depresi, Pencegahan Pemasungan dan Masalah Napza di Aula Santo Camillus Social Center, Rabu (7/11/2018) di Kota Maumere, Pulau Flores, Propinsi NTT. *)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved