Berita Pesawat Lion Air Terkini
Lion Air Jatuh : Black Box Pesawat Lion Air Ditemukan, Penyebab Kecelakaan Terungkap, Ini Isinya
Lion Air Jatuh : Black box pesawat Lion Air JT 610 ditemukan, penyebab kecelakaan terungkap, ini isinya.
"Sebagai informasi, kotak hitam itu ada dua. Yang satu FDR, (Flight Data Recorder) yang merekam data penerbangan, dan satu lagi VCR (Voice Cockpit Recorder) yang merekam percakapan pilot," kata Budi Karya, dalam jumpa pers di Kemenhub, seperti dilaporkan wartawan BBC News Indonesia, Pijar Anugerah.
"Jadi kita masih mencari kotak hitam yang satu lagi," lanjut Budi Karya tanpa menyebut, kotak hitam mana yang sudah ditemukan.
Baca: Lion Air Jatuh : 238 Bagian Tubuh Korban Sudah Diambil Sampel DNA, 4 Terindentifikasi
Baca: Lion Air Jatuh : Pilot Selalu Sembunyikan 8 Rahasia Penerbangan Ini Agar Penumpang Tak Tahu
Ia menyebutkan, selanjutnya kotak hitam itu akan dperiksa oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
TNI AL menawarkan untuk membawa kotak hitam dengan KRI Torani yang berkecepatan tinggi sehingga kotak hitam bisa tiba di Tanjung Priok dalam 30 menit.
Namun karena belum ada persetujuan dari Kepala KNKT, kotak hitam itu jadinya tetap berada di Kapal Baruna Jaya I.
Komandan Satuan Tugas SAR Kolonel Isswarto, menyebut, kotak hitam itu sudah diserah-terimakan kepada pihak KNKT yang berada di kapal Baruna Jaya.
Kotak hitam itu ditemukan tim penyelam, sesudah sehari sebelumnya tim pencari menangkap sinyal 'ping' kotak hitam itu.
Sertu Hendra, yang ikut dalam tim penyelam yang menemukan kotak hitam itu, Kamis (01/11) pagi menyebutkan, tim penyelam sempat frustrasi oleh arus yang kuat.
"Bentuk kontur bawahnya lumpur, agak sulit dan serpihan pesawat di mana-mana, dan arus laut kencang, karenanya awalnya pakai tali biar tak terhempas," katanya.
Masih dalam keadaan basah kuyup, Sertu Hendra berkisah kotak hitam itu ditemukan di dasar laut yang berlumpur.
Baca: Lion Air Jatuh : Pramugari Curhat Tak Digaji 7 Bulan, Dibentak Senior Hingga Lenyap di Laut
Baca: Cerita Sukses TKW : Yenni Tinggalkan Anak Bayinya Demi Jadi TKW, 20 Tahun Kemudian Begini Hasilnya
Mereka mengikuti sinyal dari alat pendeteksi.
"Kami sempat putus asa mengikuti alat karena tidak banyak ditemukan bongkahan, hanya bongkahan-bongkahan kecil," ujar Hendra.
"Tapi kami terus, kami ikuti alat. Kami kecilkan areanya. Lalu pada tempat yang alatnya menimbulkan (sinyal) sensitif tersebut, kami gali-gali dan ternyata kami mendapatkan black box," kata Hendra.
Kepala Basarnas, Muhammad Syaugi, mengatakan selain FDR beberapa bagian pesawat dalam ukuran besar juga sudah ditemukan. (*)