Berita Sumba Timur

Polres Sumba Timur Resmi Gelar Operasi Zebra

terhitung mulai tanggal 30 Oktober sampai 12 November 2018 akan dilaksanakan Operasi Zebra. Operasi itu dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Polres Sumba Timur Resmi Gelar Operasi Zebra
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
kapolres Sumba Timur AKBP. victor M. T. silalahi, SH., MH sedang menyematkan pita kepada anggota tanda dimulai operasi Zebra.

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU--kepolisian di Polres Sumba Timur resmi menggelar Operasi Zebra Turangga 2018 setelah melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Turangga 2018, di lapangan apel Polres Sumba Timur, Selasa (30/10/2018)

Kapolres Sumba Timur AKBP Victor M. T. Silalahi, SH, MH saat memimpin pelaksanaan apel itu melalui Humas Polres Sumba Timur Kepada POS-KUPANG. COM, Rabu (31/10/2018) mengatakan, terhitung mulai tanggal 30 Oktober sampai 12 November 2018 akan dilaksanakan Operasi Zebra. Operasi itu dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca: Kampung Adat Nggela Terbakar! Harus Ada Pernyataan Bencana

Victor juga mengimbau bagi warga di Sumba Timur agar mensosialisasikan kepada keluarga maupun kenalan agar melengkapi kendaraan dan surat-surat yang diperlukan saat berkendara.

Kata Victor, gelar pasukan itu dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

"perlu diketahui bersama bahwa data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2017 adalah sebanyak 2.097 kejadian, mengalami penurunan sebanyak 863 kejadian atau turun 41% apabila dibandingkan dengan periode yang sebelumnya tahun 2016 sebanyak 2.960 kejadian,"ungkap Victor.

Victor mengatakan jumlah korban meninggal dunia pada pelaksanaan operasi zebra tahun 2017 adalah sebanyak 388 orang, mengalami penurunan sebanyak 261 orang atau turun 67% dibandingkan periode yang sebelumya di tahun 2016 sebanyak 649 orang.

Lanjutnya jumlah pelanggaran lalu lintas operasi zebra tahun 2017 sebanyak 1.069.541, sedangkan pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sebanyak 356.101, mengalami peningkatan sebanyak 713.440 atau 200% dengan jumlah tilang sebanyak 801.525 lembar dan teguran sebanyak 178.016 lembar. Sedangkan tahun 2016 jumlah tilang sebanyak 228.989 dan teguran sebanyak 127.112

"untuk mengatasi permasalahan lalu lintas, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder, salah satunya koordinasi bersama antar instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas,"jelas Victor.

Dikatakan Victor ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi karena berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas antara lain pengemudi menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba/mabuk; dan pengemudi berkendara melebihi kecepatan yang ditentukan.

Victor berharap dengan adanya Operasi ini diharapkan dapat meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dan menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

Adapun apel gelar Pasukan tersebut di hadiri oleh Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Inf. Zaenudin, SE, Forkopimda, pasukan TNI Polri, Pol PP, Dinas Perhubungan dan Dispenda Kabupaten Sumba Timur. (*)

 
 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved