Berita Kabupaten Manggarai

Bupati Kamelus Pantau Langsung Penyaluran Air di Cancar! Ini Pemicunya

"Air yang masuk ke dalam bak induk melalui pipa PDAM saat ini sebesar 5 liter per detik. Sedangkan dari pipa proyek Propinsi NTT

Bupati Kamelus Pantau Langsung Penyaluran Air di Cancar! Ini Pemicunya
POS KUPANG.COM/ARIS NINU
Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H dan Direktur PDAM Tirta Komodo Manggarai, Klemens Man sedang memutar air di kran saat meninjau langsung proses penyaluran air di Cancar, Kecamatan Ruteng, Manggarai, Jumat (26/10/2018) siang.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RUTENG

POS-KUPANG-COM-Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H mengambil langkah cepat dengan memantau langsung kondisi penyaluran air minum bersih di Cancar, Kecamatan Ruteng, Jumat (26/10/2018) pukul 11.00 wita.

Bupati Kamelus bersama Direktur PDAM Tirta Komodo Ruteng, Klemens Man, Camat Ruteng, Paulus Panggur, S.Sos, Kasat Pol PP dan Damkar, Lambertus Sahe, S.E dan Kabag Humas dan Protokol, Adrianus Kejuru, S.Sos saat di lokasi melakukan pengecekan bak induk yang terletak di jalur lingkar luar Nterlango, Desa Poco Likang, Kecamatan Ruteng.

Baca: Pemda NTT Tidak Keluarkan Uang untuk Imigran! Ini Alasannya

"Air yang masuk ke dalam bak induk melalui pipa PDAM saat ini sebesar 5 liter per detik. Sedangkan dari pipa proyek Propinsi NTT IKK tahun 2014 sebesar 3 liter per detik," tutur Klemens.

Klemens menjelaskan, maksimal daya tampung bak induk ini berdaya tampung 300 meter kubik. Namun kondisi saat ini baru bisa terisi 40 persen. Kondisi debit air di sumber mata air yang berkurang menyebabkan pasokan air ke bak induk tidak sesuai dengan harapan.

Selain itu, berdasarkan hasil pengecekan jalur perpipaan, ditemukan sejumlah pipa yang mengalami kebocoran.

Lebih jauh, Klemens mengatakan, jumlah pelanggan untuk wilayah Kecamatan Ruteng sebanyak 2.000 sambungan rumah. Dengan kondisi debit air yang kurang tentu akan menyebabkan tidak maksimalnya pemenuhan kebutuhan air minum bersih masyarakat.

"Untuk mengatasi ketersediaan air yang kurang PDAM akan memberlakukan sistem giliran 24 jam untuk wilayah timur dan barat," tuturnya.

Bupati Manggarai dan rombongan selanjutnya menuju Dusun Nao, Desa Benteng Kuwu, Dusun Lait, Desa Kakor guna mengecek aliran air di kran milik sejumlah warga.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan dengan mengambil sampel 2 hingga 3 rumah air minum bersih telah mengalir.

Bupati Kamelus saat di Cancar mengecek air di Dusun Rai, Desa Rai. Pipa induk menuju Cancar tidak bisa teraliri air karena tersumbat.

"Pipa utama tersumbat lumpur, kerikil dan pecahan pipa. Saat ini, PDAM sedang melakukan pembongkaran pipa setiap 100 meter untuk dilakukan penyemprotan. Setelah itu diharapkan air sudah bisa mengalir seperti sediakala," tutur Klemens.

Bupati Kamelus kepada POS-KUPANG.COM usai meninjau air di Cancar menegaskan, dirinya ingin memastikan air yang dipasang PDAM harus mengalir ke rumah warga.

"Saya ingin melihat langsung prosesnya. Biar masyarakat tidak susah air. Saya sebagai bupati akan urus sampai airnya mengalir ke rumah. Masyarakat tidak usaha kuatir kami pemerintah akan urus," ujar Bupati Kamelus.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved