Berita Kabupaten TTS

80 Desa di TTS Terdeteksi Alami Kekeringan

BPBD telah menditeksi sebanyak 80 desa di 9 kecamatan yang mengalami kekeringan yang berdampak pada kesulitan pemenuhan kebutuhan air

80 Desa di TTS Terdeteksi Alami Kekeringan
Pos Kupang.Com/Dion Kota
BPBD telah menditeksi sebanyak 80 desa di 9 kecamatan yang mengalami kekeringan yang berdampak pada kesulitan pemenuhan kebutuhan air baku. 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten TTS, Adi Tallo mengatakan, hingga saat ini BPBD telah menditeksi sebanyak 80 desa di 9 kecamatan yang mengalami kekeringan yang berdampak pada kesulitan pemenuhan kebutuhan air baku.

Namun, dari hasil pendataan yang dilakukan BPBD, kasus kekeringan yang menjadi langganan tetap tersebut, belum sampai berdampak pada kematian ternak atau rawan pangan.

Baca: Waspada Membonceng Anak Kecil Di Depan Saat Naik Motor Matic, Ini Bahayanya

Baca: Ibu Main Handphone, Balita Jatuh Masuk Kolong Kereta Api, Peringatan Bagi Para Ibu

" Sesuai data kita ada 80 desa yan terkena dampak kekeringan yang menyebabkan sumber mata air mengering. Hal ini menyebabkan masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air baku. Namun, bencana kekeringan ini belum sampai menyebabkan ternak meninggal atau rawan pangan," ungkap Adi saat ditemui pos kupang, Selasa ( 23/10/2018) di ruang kerjanya.

Untuk membantu masyarakat yang mengalami kekeringan guna memenuhi kebutuhan air baku lanjut Adi, BPBD Kabupaten TTS melakukan pendistribusian air bersih langsung ke desa-desa secara gratis.

Karena minimnya sarana mobil tangki milik BPBD Kabupaten TTS, Adi mengaku, meminta bantuan kepada BPBD Propinsi NTT dan mendapatkan bantuan dua mobil tangki air guna membantu proses pendistribusian air bersih. Ditambah satu unit mobil tangki air bersih milik BPBD Kabupaten TTS, saat ini tiga mobil tangki BPBD secara rutin masuk keluar desa guna mendistribusikan air bersih secara gratis.

Baca: Ternyata Begini Cara RM BTS Berlatih Pidato Untuk Rapat PBB, Member Lain Juga Ikutan Sibuk

Baca: Ramalan Zodiak 23 Oktober 2018, Kesehatan Capricorn Menurun, Gemini Jadi Pusat Perhatian

" Dalam sehari kita targetkan dua sampai tiga desa yang kita layani kebutuhan air bersihnya. Pendistribusian air bersih gratis ini akan kita lakukan hingga musim penghujan tiba. Karena saat musim penghujan, mata air yang kering saat musim kemarau akan mulai mengalir kembali," ujarnya. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved