Berita Ekonomi Bisnis
Bank NTT Beri Pelayanan Lebih Baik
Melalui sistem untuk memantau ATM di Kota Kupang maka Bank NTT memastikan pelayanan kepada nasabah lebih baik
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Hermina Pello
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM | KUPANG-KOMISARIS Independen Bank NTT, Samuel Djoh mengatakan, melalui sistem ini Bank NTT memastikan pelayanan kepada nasabah lebih baik.
Samuel Djoh mengatakan hal tersebut pada Jumat (19/10/2018) saat meluncurkan program Revitalissi dan Sentralisasi Pengelolaan ATM
Ia mengatakan, mulai dari costumer service, teller, ATM semua harus sesuai standar. Menurutnya, semua perlengkapan, dan infrastruktur terawat dengan baik, sehingga saat nasabah menggunakan pelayanan Bank NTT, kualitasnya sama dengan yang mereka dapatkan dari bank lain.
Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu menambahkan, kehadiran unit kerja khusus merupakan bentuk perbaikan layanan Bank NTT ke depan.
Ia mengatakan, kartu ATM Bank NTT sudah beralih ke GPN, di mana kartu ATM Bank NTT bisa digunakan di ATM bank lain dan kartu ATM bank lain bisa digunakan di ATM dan EDC Bank NTT. Totalnya 2.000 kartu dari target 4.000 pada tahap awal.
Baca: Nasabah Bank NTT Tidak Perlu Khawatir Karena Ada Divisi Khusus Urus ATM
Baca: Hilang Dua Hari Lalu Dicari Ibunya, Ternyata Bayi Ini Tewas Terkunci dalam Mobil
Kasubdiv Humas Bank NTT, Yuan Taneo dan Kasubdiv e-Banking Suport, Charles F. Corputy menjelaskan, yang diatur dalam sistem revitalisasi dan sentralisasi pengelolaan kas ATM hanya mesin-mesin ATM dan Electronic Data Capture (EDC) milik Bank NTT.
Sedangkan untuk ATM bersama perlu penyelesaian bersama dengan bank yang bekerja sama dengan Bank NTT sesuai dengan kontrak kerja sama.
Baca: Tamsil Rp 250 Ribu Melayang, Guru Agama di Sumba Timur Mengeluh
"Biasanya butuh waktu 14 hari. Kalau pengaduan tentang ATM dan EDC Bank NTT penyelesaian bisa 14 hari," katanya.
Yuan menjelaskan, dari ruang sentralisasi pengelolaan kas ATM, sebenarnya bisa memantau aktivitas semua kas ATM Bank NTT di seluruh NTT. (*)