Berita Kabupaten Belu Terkini
BRI Atambua Bagi-bagi Hadiah Senilai Rp 300 Juta Lebih
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Atambua, Kabupaten Belu, membagi-bagi hadiah lewat undian simpedes periode pertama tahun 2018
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Atambua, Kabupaten Belu, membagi-bagi hadiah lewat undian simpedes periode pertama tahun 2018 senilai Rp 300 juta lebih.
Hadiah ini dalam bentuk barang yakni mobil ertiga satu unit sebagai grand prize, sepeda motor, televisi, kulkas, mesin cuci dan speaker aktif.
Penarikan undian Simpedes ini dilakukan di lapangan umum Atambua bertepatan dengan acara penutupan Ekspo Indotiles, Sabtu malam (20/10/2018).
Baca: Soal Pembentukan OPAM, Ini Penjelasan Camat Cibal Barat
Hadir saat itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Belu, Konsulat Timor Leste, para saksi, notaris dan undangan lainnya.
Dari hasil undian, nasabah BRI Unit Pasar Baru Atambu, Fransiska Rafu mendapat hadiah grand prize berupa mobil Ertiga.
Baca: Kapolsek Satar Mese Beri Peringatan Keras Kepada Warga yang Berkebun Dekat Kawasan Hutan
Pemenang hadiah utama tidak hadir dalam undian tersebut sehingga hadiah diberikan kepada perwakilan BRI Unit Pasar Baru Atambua secara simbolis berupa kunci mobil.
Pemimpin BRI Cabang Atambua Stefanus Juarto kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, undian hadiah simpedes ini merupakan bentuk ucapan terima kasih dari BRI kepada nasabah yang telah mempercayakan BRI untuk mengelolah keuangan nasabah. Kemudian undian ini sebagai bagian dari CSR BRI kepada masyarakat serta upaya memotivasi dan merangsang masyarakat agar terus menabung.
Menurut Juarto, BRI menghimpun dana masyarakat lalu disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Keadaan September 2018, total kredit sebanyak Rp 854,335 M atau meningkat Rp 133 M dari total tahun 2017 yakni Rp 720,962 M.
Kredit Usaha Rakyat (KUR) posisi September 2018 sebesar Rp 88,519 M atau mengalami kenaikan Rp 31 M lebih dari total tahun 2017 yaitu Rp 58 M.
Sedangkan total simpanan posisi September 2018 sebesar Rp 633,277 M atau mengalami kenaikan Rp 35.8 M dari tahun 2017 yakni Rp 597.451 M.
Menurut Juarto, peningkatan jumlah simpanan uang setiap tahun menunjukan bahwa perekonomian di Kabupaten Belu dan Malaka sangat bagus atau bergerak maju.
"Masyarakat ada uang baru bisa simpan. Masyarakat ada uang karena perekonomiannya bagus," kata Juarto.
BRI terus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Malaka melalui bantuan modal kepada masyarakat dalam mengembangkan usaha. Selain itu, BRI juga mendekatkan pelayanan kepada masyarakat lewat kantor-kantor unit yang saat ini berjumlah delapan unit yang tersebar di Belu dan Malaka. Kemudian penyedian ATM sebanyak 21 ATM, dua CRM (mesin setor tunai) dan 508 agen BRI Link. (*)