Berita Kabupaten Ende

Desa Nggesabiri Dicanangkan Sebagai Kampung KB

kegiatan pencanangan Kampung KB hari ini, sebagai salah satu bentuk intervensi Pemerintah bagi percepatan pembangunan Kependudukan

Penulis: Romualdus Pius | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kegiatan Pencanangan kampung KB di Detukeli. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com,Romualdus Pius

POS KUPANG.COM,ENDE---Desa Nggesabiri, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende dicanangkan sebagai Kampung KB Tingkat Kabupaten Ende, Sabtu (13/10/2018) oleh Bupati Ende, Ir Marsel Petu yang diwakili oleh Asisten 1 Setda Ende, Kornelis Wara.

Saat membacakan sambutan Bupati Ende, Ir Marsel Petu, Asisten 1 Setda Ende, Kornelis Wara mengatakan kehadiran semua pihak membuktikan dukungan terhadap kegiatan , sekaligus untuk membangun komitmen tulus membangun kabupaten dalam kebersamaan yang harmonis.

Dikatakan harus diakui bersama bahwa tanpa kebersamaan maka semua upaya dan rencana membawa perubahan bagi daerah dan masyarakat akan sia-sia.

“Untuk itu pada moment yang indah ini, saya bersama Wakil Bupati H. Djafar H. Achmad sangat mengharapkan dukungan tulus dari semua komponen masyarakat di wilayah ini agar dalam kebersamaan bergandengan tangan mensukseskan semua program pembangunan di wilayah ini khususnya program Kependudukan dan Keluarga Berencana,”ujarnya.

Dikatakan kegiatan pencanangan Kampung KB hari ini, sebagai salah satu bentuk intervensi Pemerintah bagi percepatan pembangunan Kependudukan dan keluarga Berencana dari Tingkat Pusat hingga daerah.

Baca: Ribuan Umat Hindu Kupang Rayakan Ulang Tahun Pura Agung Giri Kertha

Baca: Orangtua Antusias Antar Anak Ikut UKT Taekwondo

Pemerintah menyadari bahwa Program Pencanangan Kampung KB ini akan mempermudah upaya pemerintah mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera, sehingga pada kegiatan ini keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi hal yang terpenting, karena muara akhir dari kegiatan ini adalah kepentingan masyarakat itu sendiri dalam hal ini keluarga.

Harus dipahami bersama bahwa pembangunan keluarga sebagai dasar pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana, tidak hanya pada masalah pembangunan keluarga berencana dan keluarga sejahtera saja, namun juga menyangkut pengendalian penduduk, sehingga kunci utama keberhasilan program pencanangan Kampung KB ini sangat tergantung dari keterlibatan masyarakat.

Dikatakan salah satu penyebab pertumbuhan penduduk yang pesat disebabkan angka kelahiran yang masih tinggi. Tingkat kelahiran yang tinggi ini, selain menjadi sumber kemiskinan juga akan menghambat pertubuhan ekonomi.

Dampak dari kondisi ini akan meningkatkan beban pemerintah dalam penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk, seperti penyediaan pangan, sandang, papan, sarana pra sarana kesehatan, pendidikan, lapangan kerja dan lainnya.

Hal lain yang hendaknya menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat adalah adanya kasus kematian ibu pada saat hamil, melahirkan dan nifas serta kematian bayi.

Gambaran tersebut tentunya sangat memprihatinkan bagi kelangsungan pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat. Kondisi seperti ini tidak mungkin dibiarkan terjadi secara terus menenerus. Tetapi ini semua butuh kepedulian bagi kepentingan bangsa dan negara kita khususnya Kabupaten Ende.

“Saya bersama Wakil Bupati H. Djafar H. Achmad sangat yakin apabila masalah kependudukan dan keluarga Berencana ini kita jadikan sebagai masalah bersama, maka semua persoalan tersebut dapat teratasi,”ujarnya.

Dikatakan hanya dengan kolaborasi peran yang harmonis melalui program dan strategi yang dibangun maka Program kampung KB guna mewujudkan desa Unggul berwawasan kependudukan, maka apa yang kita cita-citakan seperti menurunkan laju pertumbuhan penduduk,

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved