Berita Kabupaten Manggarai Barat

Bangunan Stan Kuliner Baru Kampung Ujung Belum Dimanfaatkan

Bangunan stan kuliner yang baru di Kampung Ujung Labuan Bajo, sampai saat ini belum dimanfaatkan.

Bangunan Stan Kuliner Baru Kampung Ujung Belum Dimanfaatkan
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Bangunan stan kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo yang baru, difoto Senin (8/10/2018) malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Bangunan stan kuliner yang baru di Kampung Ujung Labuan Bajo, sampai saat ini belum dimanfaatkan. 

Secara fisik proyek pembangunan tersebut terlihat sudah rampung.

"Kami belum tahu kapan stan yang baru ini bisa dimanfaatkan. Untuk sementara penjual kuliner masih berjualan di Lapangan Kampung Ujung," kata seorang warga yang ditemui di Kampung Ujung, Selasa (9/10/2018) Hartaty.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Solus Rafael, menyampaikan bahwa proyek bangunan stan kuliner yang baru di Kampung Ujung Labuan Bajo, masih dalam pelaksanaan.

Bangunan tersebut baru bisa dimanfaatkan bila sudah diserahkan dari kontraktor kepada PPK.

Baca: Pemda Ende Siap Bantu Air Untuk Warga Detukeli

Baca: Bawaslu Sumbar Himbau Caleg Legislatif Taati Peraturan Kampanye

Baca: Pagi Ini, Camat Satar Mese Pimpinan Warga Bersihkan Jalan Ruteng-Iteng

Baca: Erwin Wantania Sebut Imigran Bisa Timbulkan Kecemburuan Sosial

Solus menjelaskan bahwa bangunan tersebut merupakan salah satu item pembangunan yang dibiayai oleh dana dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan skala multi years.

“Bangunan kuliner itu masih dalam pelaksanaan oleh kontraktor. Berdasarkan kontraknya, pekerjaan itu berskala multi years dan sekarang masih berlangsung. Pemanfaatannya tergantung kontraktor. Kalau pihak kontraktor mengatakan sudah bisa serah terima berarti sudah bisa digunakan. Jadi sekarang tunggu serah terima,” kata Solus saat dikonfirmasi Selasa (18/9/2018).

Disampaikannya bahwa sebelum kedatangan tamu IMF ke Labuan Bajo Oktober 2018 mendatang, sejumlah unit bangunan kuliner yang baru tersebut sudah bisa digunakan.

Project Manager PT Runggu Prima Jaya (RPJ) Jakarta selaku pelaksana, Jhoni Marpao, saat-saat awal pengerjaan proyek itu menargetkan pekerjaan stan kuliner tersebut berlangsung hingga Mei 2018 namun ternyata hingga kini belum digunakan.

"Kami usahakan di akhir Mei 2018 sudah selesai semua. Mudah-mudahan pendropingan materialnya cepat," kata Project Manager PT Runggu Prima Jaya (RPJ) Jakarta selaku pelaksana, Jhoni Marpao, kepada Pos Kupang, Rabu (9/5/2018).

Dijelaskannya, ukuran lokasi proyek kuliner Kampung Ujung itu, panjangnya 196 meter dan lebarnya 7,5 meter.

Selain tenda, RPJ juga akan melengkapi lokasi tersebut dengan pembangunan saluran air kotor.

Awalnya direncanakan konstruksi bangunan tenda di lokasi kuliner tersebut menggunakan model bangunan khas Manggarai. Namun ternyata dalam pelaksanaannya tidak menggunakan model khas Manggarai. (*)

 

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved