Berita Kabupaten Lembata Terkini

Wabup Thomas Ola Langoday: Bantuan Ini Tanda Kasih dari Lembata

Bantuan kemanusiaan dari masyarakat Lembata ini, memang tak seberapa artinya dibandingkan dengan apa yang dialami korban bencana di Palu

Penulis: Frans Krowin | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Bantuan kemanusiaan yang hendak diangkut ke Pelabuhan Lewoleba untuk selanjutnya diangkut KM Bukit Siguntang ke Palu, Senin (8/10/2018) malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Bantuan kemanusiaan yang terhimpun dari masyarakat Lembata ini, memang tak seberapa artinya dibandingkan dengan apa yang dialami korban bencana di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Tapi apa yang ada ini merupakan tanda kasih dari kami di Lembata.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, saat melepas keberangkatan relawan ke Palu, Senin (8/10/2018) malam. Relawan itu ke Palu menggunakan kapal Pelni, KM Bukit Siguntang.

Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Lewoleba Senin (8/10/2018) malam untuk tujuan Pelabuhan Toli Toli di Sulawesi Tengah. Diperkirakan kapal akan tiba di pelabuhan tujuan pada Kamis (11/10/2018) siang. Lamanya pelayaran tersebut karena KM Bukit Siguntang masih singgah di beberapa pelabuhan lainnya.

Baca: Diiming-Imingi Uang Rp 5 Ribu, 2 Bocah Jadi Korban Pencabulan

Saat itu, Wabup Thomas menyampaikan terima kasih kepada Forum Lembata Peduli Palu, karena atas perannya masyarakat Lembata bisa menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi sesama saudara di Palu, Donggala, Sigi dan sekitarnya.

Apa yang diberikan sesama warga ini, merupakan bagian dari tali kasih masyarakat Lembata untuk sesama warga di lokasi bencana. "Nilainya mungkin tak seberapa, tapi ini sebagai tanda kasih dari Lembata untuk sesama yang sedang menderita di daerah bencana itu. Ini tanda kebersamaan kita sebagai anak bangsa Indonesia," ujarnya.

Baca: Wapres Kalla Minta Pemda Jangan Cuma Studi Banding, tapi Hasilnya Nihil

Wabup Thomas juga menyampaikan apresiasinya atas manajemen PT Pelni Cabang Lembata yang bersedia mengangkut barang bantuan itu tanpa mengenakan biaya sesen pun. Bahkan relawan yang mengantar barang tersebut ke Palu juga tidak dikenakan biaya.

"Kami patut menyampaikan terima kasih atas semua ini. Bahwa apa yang terjadi merupakan wujud dari rasa persaudaraan, rasa kebersamaan sebagai satu bangsa Indonesia," ujar Wabup Thomas. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved