Berita Kabupaten Kupang Terkini

Penjabat Bupati Kupang Masih di Kantong Mendagri

Penjabat bupati menggantikan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki masih di tangan Mendagri.

Penjabat Bupati Kupang Masih di Kantong Mendagri
ISTIMEWA
Plt Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Walaupun Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno, saat ini mengendalikan roda pemerintahan Kabupaten Kupang, tetapi soal siapa penjabat bupati menggantikan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki yang kini sudah ditetapkan dalam daftar calon tetap (DCT) caleg pemilu legislatif DPR RI masih di tangan Mendagri.

Saat ini surat keputusan (SK) pemberhentian Bupati Titu Eki masih dari Kemendagri belum turun termasuk SK pengangkatan penjabat bupati karena kewenangan itu ada pada gubernur NTT selaku pejabat pusat di daerah.

Baca: Atasi Rawan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan TTU Siapkan Beras Cadangan 30 Ton

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo kepada POS- KUPANG.COM, Kamis (4/10/2018) mengungkapkan, saat ini pihaknya belum menerima SK pemberhentian Bupati Kupang, Ayub Titu Eki walaupun proses pengajuan soal pengunduran diri yang bersangkutan sudah diajukan ke gubernur NTT untuk diteruskan ke mendagri.

Selain itu, sudah diajukan pula soal penjabat bupati Kupang oleh gubernur ke mendagri namun siapa yang akan menjabat belum bisa dipastikan.

Baca: Robertus Raga Resmi Menjadi Anggota DPRD Nagekeo, Gantikan Yakobus Susu

"Soal SK pemberhentian bupati masih dalam proses di Kemendagri. Pak wakil bupati memang ada ke Jakarta dan kita berharap sekembalinya beliau kita sudah bisa dapatkan SK pemberhentian bupati Titu Eki termasuk SK pengangkatan penjabat bupati Kupang," katanya.

Disinggung soal kemungkinan jabatan Penjabat Bupati Kupang langsung ke tangan Wabup Masneno, Sekda Joni belum berani memastikan.

Namun kemungkinan seperti itu bisa saja karena wabup yang sekarangpun pada pilkada serentak di Kabupaten Kupang sudah ditetapkan sebagai bupati terpilih.

"Semuanya tergantung dari Mendagri. Jabatan penjabat bupati sampai pada masa akhir kepemimpinan bupati-wabup sekarang. Kalaupun pak wabup yang jadi penjabat tetap harus ada SK pengangkatan dari mendagri untuk dilantik. Harapan kita dalam pekan kedepan sudah ada kepastian soal penjabat bupati sehingga kita persiapkan waktu pelantikannya oleh gubernur NTT," katanya.

Sebelumnya Plt Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo, Senin (24/9/2018) mengatakan, sejak KPU menetapkan daftar calon tetap (DCT) caleg yang maju menjadi anggota DPR RI, maka sejak saat itu pula posisi jabatan Bupati Titu Eki termasuk berhalangan tetap.

Artinya sambil menunggu SK pemberhentian dari Kemendagri maka seluruh urusan kepemerintahan menjadi tanggung jawab Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno.

"Posisi Bupati Kupang, Ayub Titu Eki termasuk berhalangan tetap. Walaupun sudah mengajukan surat resmi pengunduran diri tetapi SK pemberhentian belum ada dari Kemendagri. Bagaimanapun pada waktu terpilih beberapa waktu lalu, Bupati Titu Eki ditetapkan melalui SK resmi dari Kemendagri maka ketika mengundurkan diri maka harus ada juga SK resmi pemberhentian dari Kemendagri. Nanti secara resmi mundur ketika SK pemberhentian sudah dikirim dari Kemendagri," katanya.

Menurut Joni, soal siapa penjabat bupati Kupang tentu kewenangan ada pada Gubernur NTT selaku wakil pemerintah pusat di daerah.

Untuk diketahui, Bupati Ayub Titu Eki memimpin Kabupaten Kupang selama dua periode. Untuk periode kedua bersama Wakil Bupati, Korinus Masneno, masa aktifnya baru berakhir pada Maret 2019 mendatang. Saat ini Bupati Ayub maju menjadi caleg dari Partai Golongan Karya (Golkar).

Pada caleg mendatang, Ayub Titu Eki maju menjadi anggota DPR RI dari Dapil NTT II yang meliputi Timor, Sabu, Rote dan Sumba. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved